Sumbarkita – Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, mengikuti Pendataan Lapangan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padang di kediaman resminya pada Senin (3/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, petugas BPS melakukan wawancara terkait kondisi ekonomi keluarga dan profil usaha yang dikelola responden. Muharlion menilai proses pendataan berjalan dengan baik, profesional, dan transparan.
“Proses pencatatan yang dilakukan petugas BPS sangat profesional, santun, dan efisien. Pertanyaan yang diajukan berfokus pada gambaran nyata aktivitas ekonomi keluarga serta lini bisnis yang dijalankan,” ujar Muharlion.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu memberikan informasi kepada petugas sensus karena data yang dihimpun BPS dijamin kerahasiaannya sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
“Masyarakat tidak perlu ragu atau cemas mengenai keamanan data diri maupun usaha. Seluruh informasi pribadi yang kita berikan dijamin kerahasiaannya oleh undang-undang dan hanya digunakan untuk kepentingan analisis pembangunan nasional,” tegasnya.
Menurut Muharlion, keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 akan menghasilkan basis data yang penting untuk memetakan kondisi perekonomian daerah secara lebih akurat. Data tersebut nantinya dapat menjadi dasar pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran.
Karena itu, DPRD Kota Padang mendorong seluruh masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pelaku usaha lainnya, untuk berpartisipasi aktif dalam pendataan yang dilakukan BPS.
Ia menekankan bahwa kejujuran dalam memberikan informasi menjadi faktor utama yang menentukan kualitas hasil sensus. Data yang sesuai kondisi lapangan dinilai akan membantu pemerintah menyusun program penguatan ekonomi yang lebih efektif.
“Partisipasi aktif dan kejujuran kita dalam memberikan data hari ini merupakan bentuk investasi jangka panjang bagi pembangunan Kota Padang. Keterbukaan informasi bisnis akan mempermudah pemerintah merancang program penguatan ekonomi yang riil,” jelasnya.
Muharlion menambahkan, data ekonomi yang akurat akan mendukung upaya peningkatan daya saing UMKM, membuka peluang kerja baru, serta mendorong kesejahteraan masyarakat.
Ia juga mengimbau warga untuk memastikan identitas petugas sebelum memberikan data. Menurutnya, petugas BPS resmi selalu dilengkapi surat tugas dan tanda pengenal yang dapat diverifikasi.
Di akhir keterangannya, Muharlion mengajak seluruh masyarakat Kota Padang mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan data yang benar dan akurat.
“Mari kita dukung penuh Sensus Ekonomi 2026 dengan menyambut petugas secara ramah dan memberikan data yang benar. Ingat slogan kita bersama: Data Akurat, Kebijakan Tepat, Bersama Kita Wujudkan Kota Padang Maju Sejahtera,” pungkasnya.













