Sumbarkita — Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat (Sumbar) yang juga Ketua Lembaga Karate-Do Indonesia (Lemkari) Sumbar, Nanda Satria, memimpin rapat bersama jajaran pengurus harian di ruang kerjanya pada Jumat (10/7/2026) untuk mempersiapkan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda). Rakorda tersebut dijadwalkan berlangsung di Kota Padang pada Minggu (19/7/2026).
Rapat digelar sebagai tindak lanjut pasca-Kongres Luar Biasa (KLB) Pengurus Besar (PB) Lemkari. Ia menyebut, Rakorda juga disiapkan untuk memetakan kembali arah program pembinaan karate di Sumbar sepanjang 2026.

Menurut Nanda, pelaksanaan Rakorda perlu segera dilakukan agar seluruh jajaran pengurus memiliki visi dan ritme kerja yang sama. Ia menilai soliditas internal menjadi faktor penting untuk menjaga keberlangsungan pembinaan atlet di daerah, terutama di tengah transisi kepengurusan tingkat pusat.

“Rapat ini berfokus pada pembahasan persiapan pasca-KLB PB Lemkari dan menyusun agenda kegiatan Lemkari di Sumbar sepanjang tahun 2026. Alhamdulillah kegiatan Rakor yang mendesak mesti dilaksanakan,” ujarnya.
Nanda mengatakan menyebut, agenda utama Rakorda meliputi pembahasan standardisasi teknik, manajemen internal, penyusunan kalender kegiatan tahunan, serta pelaksanaan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) atau ujian sabuk secara berkala.

Selain pembenahan organisasi, Lemkari Sumbar juga menargetkan kembali penyelenggaraan turnamen karate di tingkat lokal maupun nasional sebagai bagian dari upaya pembinaan dan penjaringan atlet muda. Hasil pembahasan Rakorda nantinya akan menjadi pedoman pelaksanaan program di seluruh kabupaten dan kota.
“Melalui Rakor ini, beberapa agenda kegiatan seperti ujian kenaikan tingkat, penyelenggaraan kejuaraan, dan program pembinaan lainnya dapat disepakati bersama,” kata Nanda.

Ia berharap sistem pembinaan yang terstruktur dan terukur dapat meningkatkan prestasi karateka Sumatera Barat di tingkat nasional. Menurutnya, sinergi antara pengurus harian dan Majelis Sabuk Hitam menjadi modal penting dalam mencetak atlet-atlet berprestasi.
Melalui konsolidasi tersebut, Lemkari Sumbar menargetkan penguatan koordinasi antarpengurus agar program pembinaan selama 2026 dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan.














