Sumbarkita – Pariwisata Sumatera Barat masih menunjukkan daya tahan pada semester pertama 2026. Di tengah menurunnya jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman), arus wisatawan domestik justru terus meningkat dan menjadi penopang utama aktivitas pariwisata di daerah tersebut.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat mencatat, jumlah wisman yang masuk melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada Juni 2026 sebanyak 7.078 kunjungan, turun 8,28 persen dibandingkan Mei 2026 yang mencapai 7.717 kunjungan.
Secara tahunan, penurunannya juga cukup terasa. Dibandingkan Juni 2025, jumlah wisatawan asing yang datang ke Sumatera Barat menyusut 17,90 persen dari 8.621 kunjungan.
Kepala BPS Sumatera Barat Nurul Hasanudin mengatakan tren pelemahan tersebut juga terlihat pada akumulasi semester pertama tahun ini. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara tercatat 37.170 kunjungan, atau turun 13,86 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Meski demikian, Malaysia masih menjadi negara penyumbang wisatawan asing terbesar ke Sumatera Barat dengan 4.876 kunjungan pada Juni 2026. Di sisi lain, BPS mencatat peningkatan jumlah wisatawan dari beberapa negara nontradisional, seperti Afrika Selatan yang tumbuh 325 persen dan Inggris yang meningkat 204 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Wisatawan Nusantara Terus Bertambah
Berbeda dengan kunjungan wisatawan asing, perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) justru terus meningkat.
Pada Juni 2026, jumlah perjalanan wisatawan domestik ke Sumatera Barat mencapai 2.080.998 perjalanan, naik 3,83 persen dibandingkan Mei 2026.
Secara kumulatif selama Januari hingga Juni 2026, jumlah perjalanan wisatawan domestik telah menembus 12,14 juta perjalanan, menunjukkan pasar wisata dalam negeri masih menjadi penggerak utama sektor pariwisata Sumatera Barat.












