Sumbarkita – RSUD M. Natsir Solok membantah adanya karyawan atau keluarga karyawan yang mendapat pelayanan lebih dahulu di Poli Saraf rumah sakit tersebut pada Jumat (21/8/2026).
Kepala Bagian Umum RSUD M. Natsir Solok, Iskandar, mengatakan, pada Jumat (21/8/2026) itu, pelayanan Poli Saraf memang tidak beroperasi karena dokter spesialis saraf sedang mengikuti kegiatan seminar di Palembang.
“Pada tanggal 21 Agustus 2026, Poli Saraf tutup karena dokter spesialis saraf sedang mengikuti seminar di Palembang,” katanya, Sabtu (22/8/2026).
Ia mengatakan, pelayanan pasien di RSUD M. Natsir tetap mengikuti sistem antrean yang berlaku. Ia menyebut, rumah sakit tidak memiliki kebijakan untuk mendahulukan pasien hanya karena memiliki hubungan keluarga dengan pegawai rumah sakit.
“Tidak ada yang didahulukan, setiap pasien harus mengikuti mekanisme pendaftaran dan antrean sesuai prosedur pelayanan,” tuturnya.
Terkait informasi mengenai adanya aktivitas jualan di ruang Poli Saraf, Iskandar juga membantah hal tersebut.
“Tidak ada yang jualan di Poli Saraf RSUD M. Natsir,” ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat yang akan berobat ke RSUD M. Natsir Solok agar memanfaatkan sistem pendaftaran antrean secara daring melalui aplikasi Mobile JKN. Menurutnya, penggunaan fitur antrean online dapat membantu pasien memperoleh nomor antrean sebelum datang ke rumah sakit.












