Sumbarkita – Mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang, Rayhan Eriyandi (21), yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah terseret ombak di Pantai Labuang Baruak, Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Sabtu (22/8/2026).
Wali Nagari Koto Nan Duo IV Koto Hilie, Mahardicka mengatakan korban ditemukan tim SAR gabungan sekitar pukul 10.50 WIB, atau pada hari keempat operasi pencarian.
“Korban ditemukan dengan kondisi terapung menghadap ke bawah, tubuh korban sudah mulai membengkak, dan juga sudah mulai mengeluarkan bau busuk,” kata Mahardicka kepada Sumbarkita.
Ia mengatakan saat ditemukan, korban tidak mengenakan baju dan menggunakan celana pendek berwarna cokelat.
Berdasarkan laporan Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Padang, korban ditemukan sekitar 1 nautical mile (NM) dari lokasi kejadian, tepatnya pada koordinat 1°25’24.54″S-100°33’56.49″E.
Sebelumnya, tim gabungan memulai pencarian hari keempat pada pukul 07.30 WIB dengan menyisir area sekitar 45,38 nautical mile persegi. Area pencarian dibagi menjadi lima Search and Rescue Unit (SRU).
Pencarian melibatkan LCR Basarnas dan BPBD, KP Polairud, perahu nelayan, serta KN SAR Yudhistira 227. Kapal tersebut bergerak pada pukul 08.40 WIB untuk mendukung operasi pencarian.
Setelah ditemukan, korban dievakuasi menggunakan kapal Basarnas menuju tepi pantai. Selanjutnya, korban dibawa ke RSUD M. Zein Painan menggunakan ambulans Puskesmas IV Koto Mudiak.













