Sumbarkita – Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) berencana menata kembali Jalan Pemuda dengan menjadikannya jalur dua arah.
Penataan tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan fungsi ruas jalan yang selama ini hanya digunakan sebagai jalur satu arah.
Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malvi Hendri, mengatakan perubahan itu dilakukan karena kondisi lebar ruas Jalan Pemuda saat ini tidak seimbang antara sisi kiri dan kanan.
Menurutnya, median jalan nantinya akan dipindahkan dan disesuaikan kembali sehingga ruas jalan dapat dibagi menjadi dua jalur yang bisa digunakan untuk lalu lintas dua arah.
“Median jalan itu akan disesuaikan kembali, dibagi dua. Rencananya ke depan akan dijadikan jalur dua arah. Nantinya akan dilakukan overlay, median jalan dipindahkan ke tengah,” kata Malvi, Jumat (21/8/2026).
Ia menjelaskan, salah satu sisi Jalan Pemuda sebelumnya digunakan sebagai akses menuju Terminal Lintas. Namun, akses tersebut kini dinilai tidak lagi efektif seperti sebelumnya.
“Dulunya jalan yang kecil itu digunakan untuk jalur masuk ke Terminal Lintas. Sekarang sudah tidak efektif lagi. Setelah dikerjakan, median jalan akan disesuaikan dan dibagi dua sehingga nantinya difungsikan sebagai jalur dua arah,” ujarnya.
Malvi menyebut, saat ini Dinas PUPR masih melakukan sejumlah persiapan sebelum pekerjaan fisik dimulai. Tim melakukan pengukuran dan pengecekan kondisi lapangan.
Selain itu, Dinas PUPR juga berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk menata keberadaan baliho serta melakukan penebangan pohon yang diperlukan bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
“Sekarang masih persiapan lapangan, pengukuran lapangan, dan koordinasi dengan OPD terkait untuk penataan baliho serta penebangan pohon bersama DLH. Untuk pekerjaan fisik, kemungkinan minggu depan sudah bisa dilaksanakan,” katanya.
Pekerjaan penataan Jalan Pemuda diperkirakan berlangsung sekitar empat bulan, terhitung sejak pekan ketiga Agustus hingga November 2026.
Selama pekerjaan berlangsung, akses lalu lintas di Jalan Pemuda tidak akan ditutup sepenuhnya. Namun, sebagian akses diperkirakan mengalami gangguan karena adanya pekerjaan fisik.
“Penutupan sebagian ada, mungkin agak sedikit terganggu, namun akses jalan masih bisa dipakai,” tutur Malvi.
Ia mengimbau masyarakat yang melintasi Jalan Pemuda untuk meningkatkan kewaspadaan selama pekerjaan berlangsung. Masyarakat juga diminta memahami adanya potensi gangguan kenyamanan akibat aktivitas pekerjaan.
“Kami mengharapkan masyarakat yang menggunakan akses di Jalan Pemuda, seandainya ada pelaksanaan pekerjaan, mohon berhati-hati. Mungkin ada gangguan terhadap kenyamanan masyarakat yang melintas karena pekerjaan perbaikan jalan. Kami berharap dukungan masyarakat agar pekerjaan ini bisa selesai dengan baik sesuai rencana peningkatan ruas Jalan Pemuda,” katanya.
Dengan penataan tersebut, Pemko Padang berharap kapasitas dan fungsi Jalan Pemuda dapat dimanfaatkan secara lebih optimal untuk mendukung kelancaran lalu lintas di kawasan tersebut.













