Sumbarkita – Seorang pelajar ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Danau Singkarak, Jorong Pasie, Nagari Tikalak, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, pada Sabtu (22/8/2026) sore.
Kapolsek X Koto Singkarak, Iptu Adrizon, mengatakan, korban bernama Muhammad Krisna Illahi, asal Jorong Atas Laban, Nagari Halaban, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Lima Puluh Kota. Ia merupakan pelajar kelas VII MTs Halaban.
Ia mengatakan, kejadian itu bermula ketika korban bersama 10 pelajar lainnya yang didampingi empat orang guru berkunjung ke Danau Singkarak untuk merayakan kemenangan setelah mengikuti lomba pawai antarsekolah. Mereka berangkat dari sekolah sekitar pukul 08.30 WIB menggunakan pikap dan tiba pukul 15.00 WIB.
Sekitar pukul 16.00 WIB, kata Adrizon, korban bersama Muhammad Faris (15) masuk ke danau untuk mandi dan berjalan ke arah tengah danau sambil bermain air. Pada saat itu, warga di sekitar danau sempat melarang korban dan Faris agar tidak pergi ke tengah, namun hal tersebut tidak dihiraukan.
“Tidak lama kemudian, warga melihat korban meminta tolong karena tidak bisa berenang dan hampir tenggelam. Melihat hal tersebut, warga berusaha menarik korban, tetapi tidak berhasil dan korban tenggelam hingga tidak terlihat lagi,” ujarnya.
Ia melanjutkan, karena tidak berhasil, teman korban kemudian meminta bantuan kepada warga sekitar bernama Beni Apri (36), dan korban akhirnya ditemukan.
“Sekitar satu jam kemudian, korban akhirnya ditemukan oleh warga di lokasi yang tidak jauh dari lokasi korban tenggelam. Ketika dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Singkarak, nyawa korban sudah tidak tertolong,” ujarnya.
Ia mengingatkan masyarakat, khususnya para orang tua dan pendamping kegiatan, agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan perairan untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi.














