Sumbarkita – Pemerintah Kota Payakumbuh terus memetakan aparatur yang dinilai memiliki talenta dan prestasi melalui Seleksi ASN Berprestasi Tahun 2026. Setelah melewati tahap administrasi, sebanyak 35 ASN kini memasuki tahapan wawancara dan pemaparan inovasi.
Ke-35 peserta tersebut berasal dari berbagai jenjang jabatan. Mereka terdiri atas enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 10 Pejabat Administrator, empat Pejabat Pelaksana, sembilan Pejabat Fungsional, serta enam Pejabat Pengawas.
Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda mengatakan seleksi ASN Berprestasi menjadi salah satu instrumen pemerintah daerah untuk menjaring aparatur bertalenta. Menurutnya, hasil seleksi nantinya diharapkan dapat mendukung penerapan manajemen talenta di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh.
“Seleksi ASN Berprestasi ini merupakan salah satu strategi untuk menjaring ASN bertalenta yang nantinya akan mendukung manajemen talenta di Kota Payakumbuh,” kata Rida saat membuka pertemuan teknis di Payakumbuh, Kamis (1/10/2026).
Pertemuan teknis tersebut diikuti para peserta bersama dewan juri yang akan melakukan penilaian. Dewan juri terdiri atas Sekretaris Daerah, Kepala Balai Besar Pengembangan Kompetensi Aparatur Pemerintahan Dalam Negeri Kemendagri Wilayah I, Kepala Bappeda, Kepala BKPSDM, serta Inspektur Kota Payakumbuh.
Rida memastikan proses penilaian dilakukan secara profesional dan objektif. Hal itu dinilai penting karena seluruh peserta yang telah lolos tahap administrasi dianggap memiliki keunggulan, baik dalam inovasi kerja maupun dalam penerapan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK.
“Dewan juri akan objektif dalam penilaian karena semua ASN yang mengikuti seleksi ini telah memiliki kelebihan inovatif maupun dianggap telah menginternalisasikan core value ASN BerAKHLAK,” ujarnya.
Dalam pertemuan teknis tersebut, para peserta juga melakukan pencabutan nomor urut untuk pemaparan atau ekspose inovasi. Tahap wawancara dan pemaparan inovasi dijadwalkan berlangsung pada 15 dan 16 Oktober 2026.
Rida mengatakan proses seleksi tidak semata-mata diarahkan untuk menentukan ASN berprestasi, tetapi juga memberikan ruang kepada aparatur untuk menunjukkan kemampuan dan hasil kerja yang telah dilakukan.
“Seleksi ini kita harapkan mendukung manajemen talenta sekaligus memberi ruang bagi ASN untuk menunjukkan kemampuan dan prestasinya,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Payakumbuh Dafrul Pasi mengatakan jumlah peserta tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya. Menurutnya, peningkatan tersebut menunjukkan semakin tingginya minat ASN untuk mengikuti seleksi.
“Hal ini menunjukkan bahwa pelaksanaan seleksi ASN Berprestasi ini diminati oleh ASN dan semakin mendorong mereka berkompetisi dalam menunjukkan prestasi,” pungkas Dafrul Pasi.
Seleksi ASN Berprestasi 2026 selanjutnya akan memasuki tahapan wawancara dan pemaparan inovasi. Dari tahapan tersebut, para peserta akan menunjukkan gagasan, inovasi, serta prestasi yang telah mereka hasilkan dalam menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh.













