Sumbarkita — Lima Kepala Satuan (Kasat) Lalu Lintas (Lantas) di Sumatera Barat (Sumbar) dimutasi. Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolda Sumbar Nomor ST/752/IX/KEP./2026 tanggal 28 September 2026.
Pertama, Kasat Lantas Polres Pesisir Selatan, AKP Ade Saputra, dimutasi menjadi Kepala Polsek (Kapolsek) Nanggalo Polresta Padang. Posisi yang ditinggalkannya diisi AKP Andri Perkasa, yang sebelumnya merupakan Kepala Unit (Kanit) 1 Seksi Pelanggaran Subdirektorat Penegakan Hukum Ditlantas Polda Sumbar.
Kedua, Pejabat Sementara Kasat Lantas Polres Pasaman, Iptu Afrizal, digeser menjadi Bhayangkara Administrasi Pelaksana Lanjutan Polresta Bukittinggi dan diarahkan sebagai wakil kasat lantas.
Ketiga, Kasat Lantas Polres Pariaman, Iptu Afrizal Sahar, dipercaya menjadi Kasat Lantas Polres Pasaman. Posisi yang ditinggalkannya di Polres Pariaman diisi Iptu Fitri Silvia Mushesi, yang sebelumnya merupakan Seksi Fasilitas Material Surat Bukti Status Kendaraan Subdirektorat Registrasi dan Identifikasi Ditlantas Polda Sumbar.
Keempat, Pejabat Sementara Kasat Lantas Polres 50 Kota, Iptu Zarwiko Irzal, ditugasi menjadi Kapolsek Pangkalan Polres 50 Kota. Kasat Lantas Polres 50 Kota yang baru ialah Iptu Aria Ashari, yang sebelumnya merupakan Pejabat Sementara Kanit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli Satuan Lantas Polresta Padang.
Kelima, Kasat Lantas Polres Padang Panjang, AKP Pifzen Finot, diangkat menjadi Kanit 2 Satuan Patroli Jalan Raya Ditlantas Polda Sumbar. Posisi yang ditinggalkannya diisi oleh AKP Omrizal, yang sebelumnya merupakan Kanit 2 Satuan Patroli Jalan Raya Ditlantas Polda Sumbar.
Perihal mutasi itu, Kepala Polda Sumbar, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, mengatakan bahwa mutasi jabatan dalam organisasi institusi Polri merupakan hal yang biasa dilakukan untuk pembinaan karier personel, penyegaran organisasi, dan kebutuhan organisasi.
Djati mengingatkan bahwa jabatan dan pangkat merupakan amanah yang akan dipertanggungjawabkan di dunia dan akhirat. Ia mengajak personel Polda Sumbar untuk melaksanakan tugas dengan tulus dan ikhlas serta memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat.
“Rangkul dan berkomunikasilah dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama serta berkolaborasi dengan stakeholder dalam mewujudkan dan memelihara kamtibmas yang kondusif di Bumi Minangkabau,” ucap Djati kepada Sumbarkita pada Rabu (30/9/2026).












