Sumbarkita – Pengendara mengeluhkan kondisi Jalan Lintas Sumatera di Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, yang menghubungkan Bukittinggi dan Medan. Pengerukan aspal untuk perbaikan jalan menyisakan lubang dan permukaan bergelombang yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Kondisi tersebut dikeluhkan karena sejumlah titik jalan yang telah dikerok belum ditutupi lapisan aspal baru. Permukaan jalan yang tidak rata membuat pengendara harus lebih berhati-hati, terutama saat melintasi tikungan.
Salah seorang pengendara sepeda motor, Asnan (38), mengaku hampir kehilangan kendali saat melintasi jalur tersebut pada Jumat (9/10/2026).
“Kondisi jalan yang bergelombang ini sangat berbahaya, saya bahkan beberapa kali hampir terpeleset saat melintas di tikungan,” ujar Asnan kepada Sumbarkita.
Menurutnya, pengerjaan perbaikan jalan seharusnya memperhitungkan keselamatan pengguna jalan yang setiap hari melintasi jalur tersebut. Ia menilai pengerukan aspal perlu disesuaikan dengan jadwal penambalan agar permukaan jalan yang telah dikupas tidak dibiarkan terlalu lama.
“Sebaiknya pengerukan aspal dilakukan secara bertahap sesuai jadwal penambalan hari itu juga, sehingga tidak ada lubang menganga yang dibiarkan berhari-hari,” tambah Asnan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kerokan aspal dengan ukuran bervariasi ditemukan di sejumlah titik sepanjang ruas jalan di wilayah Palupuh. Ada yang berdiameter sekitar satu meter, bahkan terdapat bagian jalan yang permukaannya terkikis hingga hampir selebar badan jalan.
Keluhan serupa disampaikan Asman (46), pengendara asal Kumpulan, Kabupaten Pasaman. Ia mengaku harus mengurangi kecepatan kendaraan untuk menghindari lubang kerokan yang permukaannya tidak rata.











