Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar, Hasanuddin, membenarkan masih terdapat mitra pendata yang belum menerima pembayaran honor. Namun, ia menegaskan proses pembayaran tetap berjalan sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan.
“Memang benar ada yang belum menerima karena masih dalam proses. Tapi, juga sudah ada yang menerima,” ucap Hasanuddin.
Hasanudin menjelaskan bahwa pembayaran honor mitra pendata dilakukan berdasarkan komitmen yang telah disepakati, yakni setelah mitra mencapai minimal 40 persen dari beban pekerjaan.
Sementara itu, kata Hasanudin, progres pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Sumbar telah mencapai hampir 60 persen. Adapun di Kabupaten Solok, katanya, capaian pendataan telah mencapai sekitar 54 persen.
Mitra pendata yang belum mencapai target 40 persen, kata Hasanudin, masih diberi kesempatan untuk menyelesaikan pekerjaan. Apabila target tersebut dapat dipenuhi dalam waktu dekat, katanya, pembayaran tetap akan dilakukan secara penuh sesuai dengan ketentuan.
Perihal mitra pendata yang progres pekerjaannya masih rendah, Hasanudin mengatakan bahwa BPS tidak langsung melakukan penggantian. Ia menerangkan bahwa pihaknya akan mengomonikasikan masalah tersebut dan akan mendampingi mitra itu jika memang ada kendala yang perlu pendampingan.
“Tidak langsung diganti selama mitra tersebut masih mau berkomitmen dan mengejar target sesuai kesepakatan,” katanya.
Hasanuddin berharap semua mitra pendata dapat menyelesaikan target pekerjaan sehingga pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Sumbar berjalan lancar.












