Sumbarkita – Sekitar 20 warga dilaporkan terjebak banjir akibat luapan sungai di Kampung Panedah, Nagari Limau Purut Tapan, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan (Rahul Tapan), Kabupaten Pesisir Selatan, Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Dua warga lanjut usia juga dilaporkan terisolasi di dalam rumah dan membutuhkan bantuan segera.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan, Hendri Agustian, mengatakan tim gabungan telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir.
“Laporan sementara yang kami terima dari masyarakat ada sekitar 20 orang warga yang terjebak di lokasi banjir kawasan Tapan,” kata Hendri Agustian saat dikonfirmasi Sumbarkita.
Ia menjelaskan, jumlah warga yang terjebak masih bersifat sementara. Petugas masih berupaya menjangkau lokasi untuk melakukan pendataan sekaligus memastikan kondisi warga yang membutuhkan pertolongan.
“Data ini masih bersifat sementara karena seluruh petugas dan anggota tim gabungan saat ini sedang berupaya menjangkau lokasi evakuasi,” ujarnya.
Selain laporan mengenai puluhan warga yang terjebak, BPBD juga menerima informasi adanya dua warga lanjut usia yang terisolasi di dalam rumah. Kondisi tersebut menjadi perhatian petugas karena mereka membutuhkan bantuan segera.
“Kami menerima laporan via telepon dari masyarakat bahwa ada dua orang warga lanjut usia yang terisolasi di dalam rumah dan butuh bantuan segera,” ungkap Hendri.
Menurut Hendri, rumah-rumah warga yang terdampak berada di sepanjang aliran sungai Batang Panedah atau Batang Tapan. Luapan air sungai tersebut menyebabkan kawasan permukiman di sekitarnya terendam.
Ia menyebutkan, banjir dipicu hujan berintensitas tinggi yang mengguyur kawasan Tapan sejak sore hari. Curah hujan yang meningkat dalam durasi cukup lama menyebabkan air sungai meluap hingga ke permukiman warga.
“Banjir ini dipicu intensitas hujan yang sangat tinggi di kawasan Tapan sejak pukul 15.00 WIB,” tutur Hendri.
Kondisi cuaca di lokasi sempat membaik sebelum hujan kembali turun menjelang malam. Hujan dengan intensitas ringan hingga gerimis dilaporkan terjadi secara berkala.
“Cuaca sempat mereda sebentar, tetapi menjelang sore hujan kembali turun dengan intensitas ringan hingga gerimis secara berkala,” terangnya.
Untuk mempercepat penanganan, BPBD Pesisir Selatan mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD, personel Posko Tapan, serta tim Rampes Rana Pesisir dari Balai Selasa. Tim tersebut bergerak bersama personel Kepolisian Sektor (Polsek) Tapan untuk menjangkau lokasi terdampak dan membantu proses evakuasi.
Hendri mengatakan, perkembangan penanganan bencana, termasuk jumlah warga yang berhasil dievakuasi dan kondisi permukiman terdampak, masih menunggu laporan dari petugas di lapangan.
“Angka pasti mengenai jumlah warga terjebak maupun kondisi detail pemukiman akan kami perbarui setelah proses evakuasi oleh tim lapangan rampung,” tutup Hendri.













