Sumbarkita – Empat unit rumah warga dilaporkan hanyut akibat banjir luapan Sungai Tapan menerjang kawasan permukiman di Kampung Penadah Mudik, Nagari Limau Purut Tapan, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan (Rahul Tapan), Kabupaten Pesisir Selatan pada Sabtu (10/10/2026) sore.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Kabid KL) BPBD Kabupaten Pesisir Selatan, Hendri Agustian, menjelaskan bahwa kejadian ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur sejak siang hari hingga sore menjelang malam.
“Hujan lebat yang turun tanpa henti membuat debit air Batang Air Sungai Tapan meluap secara mendadak dan merendam rumah-rumah warga,” ujar Hendri Agustian.
Hendri merinci, luapan air yang sangat deras tersebut menerjang wilayah Nagari Lima Purut Tapan, khususnya di kawasan Kampung Panadah Mudik.
“Di lokasi tersebut, luapan air yang tinggi menyebabkan sejumlah warga beserta beberapa anak pramuka dan pembinanya yang sedang berkemah terjebak di dalam rumah,” kata Hendri.
Menanggapi situasi darurat tersebut, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Damkar, TNI, Polri, dan masyarakat langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.
“Sekitar pukul 19.00 WIB selepas Maghrib, tim gabungan berhasil mengevakuasi tujuh orang anak pramuka beserta pembinanya serta para pemilik rumah dengan selamat,” ungkap Hendri.
Setelah menuntaskan evakuasi sekitar 50 warga di Kampung Panadah Mudik, tim gabungan langsung memperluas penyisiran ke wilayah Nagari Kampung Tengah Tapan.













