Sumbarkita – Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis menyerap berbagai aspirasi masyarakat Kelurahan Koto Katik, Kecamatan Padang Panjang Timur (PPT), dalam audiensi yang digelar di Taman Perkim Lingkar Selatan, Selasa (14/7/2026) malam. Beragam usulan disampaikan warga, mulai dari perbaikan infrastruktur hingga pengembangan potensi wisata.
Audiensi tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Allex Saputra, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, serta masyarakat setempat.
Dalam dialog yang berlangsung terbuka itu, warga mengusulkan perbaikan jalan, pemasangan penerangan jalan umum (PJU), pembangunan jalan usaha tani, perbaikan jaringan irigasi, pengembangan kawasan wisata sungai, penataan Taman Lingkar Selatan, hingga evaluasi penerapan sistem satu arah (one way) di kawasan Pasar Pusat.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Hendri mengatakan salah satu persoalan yang menjadi perhatian pemerintah saat ini adalah kerusakan Jalan Lingkar Selatan akibat longsor. Terdapat tiga titik longsor yang menyebabkan ruas jalan sepanjang sekitar 2,5 kilometer tidak dapat dilalui.
“Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah. Namun hingga saat ini belum tersedia anggaran yang memadai untuk penanganannya. Kami terus mengupayakan bantuan dari Kementerian PUPR, di samping menyiapkan langkah agar penanganannya dapat dianggarkan melalui APBD 2027,” ujarnya.
Hendri menjelaskan, audiensi tersebut digelar untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat, terutama warga yang menggantungkan mata pencaharian pada sektor pertanian. Menurutnya, masukan dari masyarakat menjadi bahan penting dalam menentukan prioritas pembangunan daerah.
“Setiap aspirasi yang disampaikan malam ini akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut pemerintah sesuai kewenangan yang ada. Kami ingin memastikan setiap program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” tuturnya.
Ia berharap kegiatan serupa terus menjadi sarana komunikasi antara pemerintah dan masyarakat sehingga berbagai persoalan di lapangan dapat ditangani secara bertahap melalui kerja sama seluruh pihak.
Melalui audiensi tersebut, Pemerintah Kota Padang Panjang menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang dialog dengan masyarakat sebagai bagian dari penyusunan kebijakan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan warga.














