Sumbarkita – Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat (Sumbar), Evi Yandri Rajo Budiman, memfasilitasi penyelenggaraan Lomba Lintas Alam Telusur Jejak Perjuangan Harimau Kuranji (LLA-TJPHK) V Tahun 2026 dengan total hadiah mencapai Rp106 juta.
Kegiatan tahunan tersebut tidak sekadar menjadi ajang olahraga petualangan, tetapi juga membawa misi pelestarian lingkungan dan penguatan pemahaman sejarah perjuangan rakyat dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Pelepasan 324 peserta yang terbagi dalam 81 tim berlangsung di SMAN 11 Padang, kawasan Bungus Teluk Kabung, Jumat (9/10/2026). Kegiatan itu dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Sumbar, Vasco Ruseimy.
Evi Yandri mengatakan, penyelenggaraan lomba lintas alam tersebut dirancang untuk memberikan ruang bagi generasi muda dalam menjalani aktivitas positif sekaligus mengenal sejarah perjuangan daerah.
Menurutnya, Batalyon Harimau Kuranji memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan rakyat mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia, khususnya di Kota Padang. Nilai perjuangan tersebut perlu terus diperkenalkan kepada generasi muda melalui kegiatan yang menarik dan melibatkan partisipasi langsung.
“Batalyon Harimau Kuranji merupakan laskar perjuangan rakyat untuk mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia, khususnya di Kota Padang,” kata Evi Yandri.
Ia menjelaskan, dukungan terhadap kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan aktivitas yang menggabungkan olahraga, kepedulian terhadap lingkungan, dan pendidikan sejarah.
Alokasi hadiah sebesar Rp106 juta dalam penyelenggaraan tahun ini bersumber dari dana pokok-pokok pikiran (pokir) Evi Yandri.
Antusiasme peserta juga menunjukkan bahwa kegiatan tersebut memiliki peluang untuk berkembang lebih luas. Evi Yandri menyebut terdapat minat dari 10 tim asal Sumatera Utara untuk mengikuti lomba pada penyelenggaraan berikutnya.
“Tahun ini terdapat pula minat dari 10 tim asal Sumatera Utara, dan keinginan mereka diharapkan dapat kami akomodasi pada penyelenggaraan tahun berikutnya,” ujarnya.
Diikuti 81 Tim, Peserta Jelajahi Rute 40 Kilometer
Ketua KPA Bias, Khalid Saifullah Rajo Basa, mengatakan LLA-TJPHK V Tahun 2026 diikuti 324 peserta yang tergabung dalam 81 tim. Peserta terdiri atas 46 tim kategori pelajar dan 35 tim kategori umum.
Mereka berasal dari 19 kabupaten dan kota di Sumbar, serta sejumlah daerah di luar provinsi, termasuk Pekanbaru, Riau, dan Kerinci, Jambi.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar, Tasliatul Fuadi, menjelaskan total hadiah Rp106 juta mencakup hadiah bagi para pemenang dan doorprize. Juara terbaik pertama memperoleh Rp10 juta, terbaik kedua Rp7,5 juta, dan terbaik ketiga Rp6 juta. Sementara itu, alokasi doorprize mencapai Rp10 juta.
Para peserta harus menempuh rute sepanjang 40 kilometer yang terbagi dalam dua etape, melewati kawasan hutan, perbukitan, sungai, hingga jalan raya.
Etape pertama dimulai dari SMAN 11 Padang menuju hutan Baringin dan berakhir di Gua Kelelawar Padayo, Lubuk Kilangan. Pada etape kedua, peserta melanjutkan perjalanan dari Gua Kelelawar Padayo, menembus kawasan hutan Gaduik dan Pauh V, hingga finis di Kantor KAN Pauh IX Kuranji.
Tasliatul mengatakan, titik awal kegiatan semula direncanakan berada di Kabupaten Solok. Namun, akibat bencana longsor, lokasi start dipindahkan ke Bungus Teluk Kabung, Kota Padang.
Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya, penilaian lomba tahun ini berfokus pada kecepatan waktu tempuh peserta, sedangkan unsur ketepatan waktu ditiadakan.
Selain menempuh rute petualangan, peserta juga mengikuti diskusi sejarah bersama akademisi Universitas Andalas, Hari Efendi Iskandar. Sesi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman peserta mengenai sejarah perjuangan Batalyon Harimau Kuranji.
Melalui penyelenggaraan ini, Evi Yandri berharap kegiatan lintas alam dapat terus menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan semangat olahraga, mencintai lingkungan, dan mengenali sejarah perjuangan bangsa.













