“Pada akhirnya keluarga meminta identitas H untuk keperluan pengurusan administrasi pernikahan, tetapi dia tidak bersedia memberikannya. Karena itu, keluarga memutuskan membatalkan rencana pertunangan dan melarang Rovi berhubungan lagi dengannya,” ujar Sovi.
Meski demikian, kata Sovi, Rovi dan H masih diketahui saling berkomunikasi melalui pesan singkat hingga akhirnya telepon genggam Rovi disita keluarga.
Sovi mengatakan bahwa keluarga juga telah menghubungi H setelah Rovi dinyatakan hilang. H mengaku ikut berupaya mencari Rovi, tetapi keluarga belum mempercayai keterangan tersebut. Ketika kembali mencoba menghubungi H sejak Kamis (23/7/2026), nomor telepon pria itu tidak lagi aktif.
“Kami menduga Rovi pergi bersama H, tetapi sampai sekarang kami belum mengetahui keberadaannya. Kami hanya berharap siapa pun yang mengetahui informasi tentang Rovi dapat segera menghubungi keluarga atau melaporkannya kepada kepolisian agar Rovi bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat,” tutur Sovi.
Berdasarkan informasi yang disampaikan keluarga, Rovi memiliki ciri-ciri bermata sipit, menggunakan kacamata, serta saat terakhir diketahui mengenakan jilbab abu-abu, kardigan bermotif warna biru langit, dan membawa tas ransel berwarna biru. Keluarga berharap masyarakat yang mengetahui keberadaannya segera memberikan informasi kepada pihak keluarga atau kantor kepolisian terdekat.
“Keluarga berharap masyarakat yang mengetahui keberadaan Rovi segera menghubungi saya pada nomor 081274427266 atau ibu saya pada nomor 081363655192, atau melaporkannya kepada kepolisian terdekat agar Rovi dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar Sovi.












