Sumbarkita — Petani yang dilaporkan hilang sejak Sabtu (25/7/2026) pagi ditemukan tewas di pinggir sungai di Nagari Kajai, Kecamatan Talamau, Pasaman Barat, pada Minggu (26/7/2026) petang.
Kepala Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Pasaman Barat, Kuria Sakti, mengonfirmasi bahwa korban bernama Yempino Wisman (49 tahun), warga Banir Tambuk, Jorong Limpato, Nagari Kajai.
Kuria melaporkan bahwa korban ditemukan dalam posisi tersangkut pada batang pohon di tepi aliran sungai.
“Korban diduga kuat tersapu arus sungai dan hanyut mengingat hujan deras melanda wilayah Kajai sejak kemarin hingga memicu banjir,” ujar Kuria kepada Sumbarkita pada Minggu (26/7/2026).
Kuria menginformasikan bahwa korban berpamitan kepada keluarganya pada Sabtu (25/7/2026) pagi untuk mengolah kebun miliknya sebagaimana rutinitas harian yang biasa ia jalani. Namun, korban tak kunjung kembali hingga malam. Keluarga makin curiga korban hilang sebab ponselnya tidak dapat dihubungi.
Karena korban tak kunjung pulang, kata Kuria, keluarga bersama warga setempat melakukan pencarian mandiri di sepanjang jalur perlintasan menuju area Perkebunan. Namun, para pencari tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil setelah tim gabungan menemukan jasad korban pada Minggu petang sekitar pukul 18.25 WIB.
Sesudah dievakuasi dari aliran sungai, kata Kuria, jasad Yempino segera dibawa ke Puskesmas terdekat untuk divisum.
“Setelah penanganan medis di Puskesmas selesai, jenazah langsung kami serahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” ucap Kuria.














