Sumbarkita – Alquran tidak hanya menjadi pedoman kehidupan, tetapi juga fondasi dalam membentuk karakter generasi muda. Semangat itulah yang mengiringi pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-42 tingkat Kota Padang di Lapangan Upacara Balai Kota Padang, Sabtu (10/10/2026) malam.
Sebanyak 663 kafilah dari 11 kecamatan ambil bagian dalam perhelatan yang berlangsung hingga 14 Oktober 2026 tersebut. Selain menjadi ajang perlombaan untuk mengukur kemampuan membaca dan memahami Alquran, MTQ juga menjadi ruang memperkuat syiar Islam sekaligus mendukung Program Unggulan (Progul) Smart Surau yang dijalankan Pemerintah Kota Padang.
Pembukaan berlangsung meriah melalui defile kafilah dari 11 kecamatan. Suasana semakin semarak dengan penampilan Marching Band Gita Pamong Praja Satpol PP Kota Padang serta tari kolosal yang melibatkan ratusan peserta didik SMP. Perpaduan unsur keagamaan, seni, dan partisipasi generasi muda memberikan warna tersendiri dalam pembukaan MTQ tahun ini.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan MTQ ke-42 tingkat Kota Padang. Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar kompetisi antarkafilah.
MTQ, kata Fadly, merupakan wadah untuk melahirkan generasi muda yang berprestasi, berakhlak, dan memiliki kecintaan terhadap Alquran. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya diharapkan tidak berhenti pada kegiatan perlombaan, tetapi juga tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari.
Sejalan dengan itu, pelaksanaan MTQ menjadi relevan dengan penguatan Progul Smart Surau. Program tersebut menempatkan masjid dan surau sebagai bagian penting dari pembinaan generasi muda, termasuk dalam membangun kedekatan dengan nilai-nilai keagamaan dan kehidupan bermasyarakat.
Melalui kegiatan seperti MTQ, pembinaan generasi Qurani dapat memperoleh ruang yang lebih luas. Para peserta tidak hanya berkesempatan menunjukkan kemampuan di bidang tilawah dan cabang yang diperlombakan, tetapi juga membangun kedisiplinan, kepercayaan diri, serta semangat berkompetisi secara sehat.
Keterlibatan 11 kecamatan juga memperlihatkan bahwa pembinaan keagamaan membutuhkan partisipasi bersama. Dukungan pemerintah, keluarga, lembaga pendidikan, serta lingkungan masyarakat menjadi unsur penting agar kecintaan terhadap Alquran tumbuh secara berkelanjutan, terutama di kalangan anak-anak dan remaja.
MTQ ke-42 tingkat Kota Padang dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 10 hingga 14 Oktober 2026. Selama pelaksanaan, para kafilah akan mengikuti rangkaian perlombaan untuk menunjukkan kemampuan masing-masing sekaligus membawa nama kecamatan yang diwakili.
Lebih dari sekadar perebutan prestasi, penyelenggaraan MTQ diharapkan memperkuat tradisi membaca, mempelajari, dan mengamalkan Alquran di tengah masyarakat. Dengan dukungan pembinaan yang konsisten, kegiatan ini dapat menjadi bagian dari upaya membangun kehidupan kota yang religius sekaligus menyiapkan generasi muda yang berkarakter.














