Sumbarkita – Prosesi malamang menjadi salah satu rangkaian kegiatan pada hari kedua Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026 yang digelar di halaman Masjid Raya IKK Ali Mukhni, Parit Malintang, Senin (24/8/2026) pagi.
Prosesi tersebut turut dihadiri Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis, Wakil Bupati Rahmat Hidayat, serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).
Dalam kesempatan itu, John Kenedy Azis menyampaikan apresiasi kepada Bundo Kanduang dan masyarakat yang terus mempertahankan tradisi malamang sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Padang Pariaman.
“Mudah-mudahan kegiatan yang kita lakukan hari ini mendapat rida dan lindungan Allah SWT. Semoga seluruh rangkaian Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026 berjalan lancar dan sukses,” ujarnya.
John Kenedy Azis juga mengajak masyarakat menjaga kebersihan selama pelaksanaan Padang Pariaman Mauluik Gadang. Menurutnya, kebersihan penting agar seluruh rangkaian kegiatan dapat dinikmati dengan nyaman oleh para pengunjung.
Ia melanjutkan, Padang Pariaman Mauluik Gadang tidak hanya menjadi perayaan keagamaan dan budaya, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, serta mengenalkan kekayaan tradisi daerah kepada generasi muda dan para perantau yang pulang kampung.
“Melalui prosesi malamang, semangat melestarikan adat dan budaya kembali diteguhkan sebagai bagian dari jati diri masyarakat Padang Pariaman,” tuturnya.
Kegiatan Mauluik Gadang 2026 digelar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan tersebut berlangsung pada 23–25 Agustus 2026 dengan berbagai rangkaian kegiatan religius.
Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan Lomba Kasidah Rebana yang diikuti 13 dari 17 kecamatan di Kabupaten Padang Pariaman. Selain itu, Lomba Bintang Kasidah diikuti 14 kecamatan untuk kategori putra dan 15 kecamatan untuk kategori putri.














