Sumbarkita — Anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi PAN, Rustam Efendi, mewujudkan dana pokok-pokok pikiran (pokir)-nya untuk mendukung pembinaan generasi muda melalui gelaran Turnamen Sepak Bola Usia 12 Tahun (U-12) Piala Wali Kota Padang 2026.
Rustam menegaskan bahwa pemanfaatan dana aspirasi rakyat tersebut memang diprioritaskan untuk kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, khususnya pembinaan bakat olahraga anak sejak dini.
”Saya ingin Pokir yang diperjuangkan benar-benar bermanfaat nyata. Turnamen ini menjadi wadah konkret dalam mendukung pembinaan mental, sportivitas, dan keterampilan sepak bola anak-anak kita,” ujar Rustam pada Minggu (17/8/2026).
Menurut Rustam, sekolah sepak bola (SSB) memegang peranan krusial dalam melahirkan bibit pesepak bola potensial yang kelak mampu mengharumkan nama daerah hingga level nasional.
”Potensi anak-anak kita sangat besar. Turnamen ini hendaknya tidak berhenti sebagai ajang sesaat, melainkan berlanjut sebagai pembinaan jangka panjang,” tutur legislator daerah pemilihan Koto Tangah tersebut.
Turnamen resmi yang masuk dalam agenda kerja KONI Kota Padang tahun 2026 ini diikuti oleh 32 SSB se-Kota Padang dan dihelat di Lapangan Kompak FC, Kampung Pisang, Anak Aia, Kecamatan Koto Tangah, pada 15–16 Agustus 2026.
Dalam kompetisi itu panitia menyediakan piala bergilir serta total uang pembinaan (tabanas) sebesar Rp9 juta bagi juara pertama hingga keempat, ditambah penghargaan individu bagi pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak (top skor).
Ketua Pelaksana Turnamen, Yulhendri Ajo, menyatakan bahwa orientasi utama kompetisi itu digelar bukan semata-mata mencari pemenang, melainkan juga membangun ekosistem pembinaan dan penjaringan bakat usia dini secara berkelanjutan.
”Tujuan utama kejuaraan ini adalah memantau bibit pesepak bola berbakat sejak usia dini sekaligus menanamkan nilai-nilai sportivitas serta disiplin bertanding,” tutur Yulhendri.
Rustam menyampaikan apresiasi kepada semua pengurus SSB, panitia pelaksana, KONI, dan Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Padang yang telah bersinergi menyukseskan perhelatan tersebut.
”Terima kasih atas kerja keras semua pihak. Semoga dari lapangan ini lahir pemain masa depan yang memperkuat Padang, Sumatera Barat, hingga tim nasional,” ucap Rustam.
Bendahara KONI Kota Padang, Zulhardi Z. Latif, mengapresiasi kontribusi legislatif dalam mendukung keolahragaan dan menegaskan komitmen KONI untuk terus berkoordinasi bersama Askot PSSI serta seluruh SSB se-Kota Padang.
”Pembinaan usia dini adalah fondasi utama mencetak atlet berprestasi. Sinergi antara pemerintah kota, DPRD, dan penggiat olahraga ini harus terus dirawat,” kata Zulhardi.
Senada dengan itu, Kepala Dispora Kota Padang, Eka Putra, menilai bahwa kejuaraan olahraga merupakan ruang produktif yang efektif membentengi generasi muda dari pengaruh perilaku negatif lingkungan.
”Kompetisi semacam ini selaras dengan program Pemko Padang Juara sekaligus menjadi langkah nyata mengarahkan energi anak muda pada kegiatan yang positif dan membanggakan,” ujar Eka Putra.













