Sumbarkita – Kondisi TK Al-Witri di Jalan Kampung Tanjung, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, tampak memprihatinkan setelah diterjang banjir pada Senin (3/8/2026). Bangunan sekolah tersebut dikepung endapan lumpur tebal yang masih menutupi halaman hingga bagian dalam ruangan pada Selasa (4/8/2026).
Pantauan Sumbarkita di lokasi menunjukkan lapisan lumpur pekat masih mengendap di area sekolah. Selain mengotori ruang kelas, material banjir juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas.
Pagar utama TK Al-Witri terlihat hancur dan terlepas dari fondasinya akibat terjangan arus banjir. Sejumlah perlengkapan sekolah, seperti tikar dan peralatan pendukung lainnya, juga tertutup lumpur hitam yang terbawa luapan air.
Akibat kondisi bangunan yang belum aman dan masih dalam proses pembersihan, pihak sekolah memutuskan meliburkan seluruh siswa untuk sementara waktu. Kebijakan tersebut diambil demi keselamatan anak-anak serta kelancaran proses pemulihan lingkungan sekolah.
Salah seorang warga setempat, Erman (52), mengatakan bahwa sejak Selasa pagi warga bersama relawan bergotong royong membersihkan area sekolah yang terdampak banjir.
“Air naik begitu cepat, beberapa barang sempat diselamatkan, namun ada juga yang hanyut karena arus air yang cukup deras,” ujar Erman.
Ia menjelaskan bahwa lokasi TK yang berada di tepi sungai membuat bangunan tersebut rentan terdampak banjir ketika debit air meningkat. Menurutnya, luapan air mulai memasuki kawasan tersebut sejak Senin sore.
Tidak hanya sekolah, banjir juga merendam sejumlah rumah warga di kawasan Jalan Kampung Tanjung. Endapan lumpur yang masuk ke dalam rumah memaksa warga mengeluarkan berbagai perabotan untuk dibersihkan.












