Sumbarkita – Pemerintah Kota Padang meresmikan Jembatan Hildesheim di kawasan Batang Arau, Kota Padang, pada Jumat (7/8/2026) sore. Peresmian yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 itu menandai penguatan hubungan Sister City antara Kota Padang dan Kota Hildesheim, Jerman.
Jembatan yang berada di kawasan wisata Batang Arau dan Kota Tua Padang tersebut diharapkan menjadi ikon baru kawasan sekaligus simbol persahabatan kedua kota yang telah menjalin kemitraan sejak 1988.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, bersama Oberbürgermeister Hildesheim, Dr. Ingo Meyer, pada pukul 16.30 WIB.
Berdasarkan isi prasasti, Jembatan Hildesheim diresmikan sebagai simbol persahabatan antara Kota Padang dan Kota Hildesheim. Prasasti tersebut menegaskan bahwa hubungan kota kembar atau Sister City kedua daerah telah berlangsung sejak 1988.

Pada bagian atas prasasti terpasang lambang Kota Padang dan Kota Hildesheim. Di bagian tengah tertulis nama “Jembatan Hildesheim” disertai keterangan “Simbol Persahabatan Kota Kembar Sejak 1988”.
Keterangan itu ditampilkan dalam tiga bahasa, yakni bahasa Indonesia, bahasa Inggris dengan tulisan Sister City Partnership Since 1988, serta bahasa Jerman Städtepartnerschaft Seit 1988. Sementara itu, bagian bawah prasasti dihiasi ornamen khas Minangkabau berwarna emas yang melengkapi desain prasasti berwarna hitam.

Selain meresmikan jembatan, Fadly Amran dan Ingo Meyer juga menandatangani pembaruan Letter of Intent (LoI) dan Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama Sister City antara Pemerintah Kota Padang dan Pemerintah Kota Hildesheim.
Fadly menyampaikan bahwa hubungan Sister City antara Padang dan Hildesheim telah terjalin selama 38 tahun sejak 1988. Ia menilai kemitraan internasional tersebut dapat terus berkembang melalui semangat saling menghormati, saling belajar, dan memiliki visi bersama untuk masa depan.

Ia menjelaskan, terdapat dua program prioritas yang menjadi fokus kerja sama dalam lima tahun mendatang. Salah satunya ialah revitalisasi dan restorasi ekologis Sungai Batang Arau melalui peningkatan kualitas air, rehabilitasi kawasan bantaran sungai, serta pemulihan fungsi ekologisnya sebagai ruang hidup yang sehat dan produktif.
Peresmian Jembatan Hildesheim juga dirangkaikan dengan sejumlah kegiatan pelestarian lingkungan. Kegiatan itu meliputi penanaman pohon, aksi pembersihan daerah aliran Sungai Batang Arau, pemasangan perangkap sampah, serta upaya peningkatan kualitas lingkungan sungai agar lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.

Rangkaian kegiatan berlangsung di tengah tingginya antusiasme masyarakat. Ribuan warga dan pengunjung memadati kawasan Batang Arau untuk menyaksikan peresmian Jembatan Hildesheim yang bertepatan dengan perlombaan selaju sampan dalam rangka Hari Jadi Kota Padang ke-357.













