Sumbarkita – Seorang pria bernama Dani Mareta Putra (33), warga Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, ditemukan dalam kondisi mengalami luka bacok di kawasan Gelanggang Pacu Kuda Bukit Ambacang, Gadut, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.
Korban ditemukan warga dalam keadaan terluka setelah diduga menjadi korban kekerasan. Dani kemudian dievakuasi ke RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi untuk mendapatkan penanganan medis.
Zuliawati (65), nenek dari istri korban, mengatakan Dani merupakan suami dari keponakannya, Bunga (21). Berdasarkan cerita korban kepada keluarga, Dani pada Jumat (24/7/2026) malam pulang bekerja sebagai tukang parkir di Pasar Bawah, Bukittinggi. Namun, ia tidak langsung kembali ke rumahnya di Kecamatan Palupuh.
“Korban tidak langsung pulang karena hendak mencari istrinya yang tinggal di Jorong Koto Panjang, Nagari Kamang Hilia, Kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam,” kata Zuliawati kepada Sumbarkita, Sabtu (25/7/2026).
Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti alasan Dani mencari istrinya. Menurutnya, selama ini pasangan tersebut biasanya tinggal bersama di rumah korban di Palupuh.
Zuliawati menuturkan, berdasarkan pengakuan korban, sekitar pukul 02.00 WIB Dani berjalan kaki hingga tiba di kawasan Simpang Empat Mandiangin. Di lokasi itu, korban didatangi oleh sekelompok orang yang tidak dikenalnya dengan menggunakan sepeda motor.
Menurut keterangan korban kepada keluarga, kelompok tersebut membawa senjata tajam dan memaksa dirinya naik ke atas sepeda motor.
“Preman itu memaksanya dan menarik korban untuk naik ke atas motor, korban sempat melawan dan menyampaikan saya tidak ngapa-ngapain kenapa memaksa membawa saya,” tutur Zuliawati.












