Sumbarkita – Massa aksi Garda Muda Merah Putih (GMMP) mengaku kecewa karena Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang tidak menemui mereka saat aksi kembali digelar di depan kantor perusahaan daerah tersebut, Senin (24/8/2026).
Kekecewaan itu disampaikan karena GMMP sebelumnya juga telah menggelar aksi pada 12 Agustus 2026. Namun, dalam aksi kedua tersebut, Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal kembali disebut tidak menemui massa.
Koordinator Aksi GMMP, Ferdy Ansyah Ritonga, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kota Padang karena pihaknya belum berhasil menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang.
“Hari ini kami masih kalah belum menempatkan aspirasi langsung kepada Direktur Utama Perumda Kota Padang,” ujarnya usai aksi.
Ferdy mengatakan pihaknya kecewa karena telah dua kali melakukan aksi, tetapi Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang tidak kunjung menemui massa.
Menurutnya, pada aksi sebelumnya massa berharap perwakilan Pemerintah Kota Padang dapat menyampaikan aspirasi tersebut kepada Direktur Utama Perumda.
Selain persoalan ketidakhadiran direktur, massa juga kecewa karena pihak yang menemui mereka bukan Direktur Utama Perumda, melainkan sekretaris perusahaan.
“Ketika massa aksi menyampaikan tuntutan, yang menemui massa aksi bukan Direktur Perumda, melainkan sekretaris Perumda. Tapi justru lebih mengecewakan lagi, sekretaris Perumda tidak mengetahui apa-apa terkait tuntutan aksi yang kami sampaikan,” ujar Ferdy di depan kantor Perumda Air Minum Kota Padang.












