Sumbarkita – Persoalan penyaluran bantuan bagi warga terdampak banjir di Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, memasuki babak baru. Ica, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Kelurahan Gunung Sarik, memberikan klarifikasi terkait video keributan soal bantuan yang beredar di media sosial.
Dalam video tersebut, nama Ica disebut-sebut berkaitan dengan persoalan data penerima bantuan banjir. Ica kemudian membantah terlibat dalam pengelolaan, penyusunan, maupun penentuan data penerima bantuan.
Ica mengatakan, dirinya tidak mengetahui mengenai data bantuan tersebut. Saat itu, ia mengaku hanya mendapat tugas membantu proses penyaluran data kepada warga.
“Jujur saya tidak tahu-menahu tentang data tersebut, di mana saya ditugaskan untuk membantu penyaluran data kepada warga pada hari itu,” kata Ica kepada Sumbarkita, pada Kamis (13/8/2026).
Menurut Ica, kewenangan terkait data penerima bantuan berada pada Ketua RT, Ketua RW, dan pihak kelurahan. Ia menegaskan tidak memiliki keterlibatan dalam penyusunan maupun penetapan data tersebut.
“Yang berwenang di dalam data-data tersebut ialah Bapak RT, Bapak RW, dan pihak kelurahan. Tidak ada sangkut pautnya dengan saya,” ujarnya.
Bantuan Tahap Awal Belum Diterima Seluruh Warga
Sebelumnya, persoalan penyaluran bantuan bagi warga terdampak banjir di Gunung Sarik memanas hingga terjadi keributan di Kantor Lurah Gunung Sarik pada Selasa (11/8/2026).
Keributan dipicu pertanyaan warga mengenai penyaluran bantuan uang bagi masyarakat terdampak banjir yang terjadi pada 3 Agustus 2026. Sebagian warga mengaku belum menerima bantuan, sementara terdapat penerima yang dipersoalkan karena dinilai tidak terdampak banjir.













