Sumbarkita – Sekretaris Daerah Kabupaten Dharmasraya, Medison, menyerahkan penghargaan kepada aparatur sipil negara (ASN) terbaik di lingkungan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Dharmasraya dalam apel pagi yang digelar pada Selasa (28/7/2026).
Penghargaan tersebut diberikan kepada ASN Terbaik Semester II Tahun 2025, yakni Sri Purniawati dan Nurleli, serta ASN Terbaik Semester I Tahun 2026, yaitu Yenni Herlentina dan Aldhi Aulia Rachim. Penghargaan itu merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi, disiplin, integritas, dan kinerja para pegawai dalam menjalankan tugas.
Dalam arahannya, Medison mengatakan bahwa penghargaan bagi ASN berprestasi merupakan bentuk penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Dharmasraya kepada pegawai yang telah menunjukkan kinerja secara konsisten.
Ia menilai budaya memberikan penghargaan kepada pegawai berprestasi perlu terus dipertahankan sebagai bagian dari upaya membangun birokrasi yang profesional dan berorientasi pada pelayanan publik.
Medison berharap penghargaan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi para penerima, tetapi juga mampu memotivasi seluruh ASN untuk terus meningkatkan kompetensi, etos kerja, dan semangat berinovasi.
“Mari jadikan penghargaan ini sebagai penyemangat untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat dan mendukung terwujudnya pemerintahan yang efektif, akuntabel, serta mampu menjawab harapan masyarakat,” ujar Medison, yang saat itu didampingi Kepala Bagian Organisasi, Afni Ulsi.
Pada kesempatan yang sama, Medison juga menyampaikan apresiasi kepada DPMPTSP Kabupaten Dharmasraya yang dipimpin Naldi atas capaian kinerja yang dinilai terus menunjukkan hasil positif dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, keberhasilan DPMPTSP tidak hanya terlihat dari peningkatan kualitas pelayanan perizinan dan investasi, tetapi juga dari perannya sebagai penghubung antara pemerintah daerah dan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Dharmasraya.
Ia menyebut koordinasi yang terbangun telah menghasilkan sinergi yang kuat antara pemerintah dan dunia usaha, termasuk melalui pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
“Kolaborasi yang dibangun DPMPTSP bersama perusahaan telah menghasilkan kontribusi nyata bagi daerah melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp31,55 miliar yang dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan jalan di Kabupaten Dharmasraya. Capaian ini patut diapresiasi karena menunjukkan bahwa investasi tidak hanya memberikan dampak ekonomi, tetapi juga manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Medison.
Ia menambahkan, capaian tersebut membuktikan bahwa DPMPTSP tidak hanya menjalankan fungsi pelayanan perizinan, tetapi juga mampu menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara pemerintah daerah dan dunia usaha.
Ke depan, Medison berharap sinergi antara pemerintah dan sektor swasta terus diperkuat agar semakin banyak kontribusi yang dapat diberikan untuk mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Dharmasraya.














