Sumbarkita — PT Semen Padang menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Plaza Kantor Pusat PT Semen Padang pada Rabu (1/10/2026) pagi. Upacara mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”.
Direktur Keuangan PT Semen Padang, Iskandar Z. Lubis, bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan tersebut dihadiri Komisaris Utama PT Semen Padang, Werry Darta Taifur; Komisaris PT Semen Padang, Ilham Azre; jajaran staf pimpinan di lingkungan PT Semen Padang; serta pimpinan dan karyawan anak perusahaan lembaga penunjang.
Upacara berlangsung khidmat dan diikuti peserta dengan tertib. Semua peserta mengikuti rangkaian upacara hingga ditutup dengan doa untuk mengenang dan mendoakan para pahlawan yang telah berjuang dan berkorban bagi kedaulatan bangsa dan negara.
Iskandar mengatakan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum bagi seluruh insan PT Semen Padang untuk memperkuat persatuan, nasionalisme, serta komitmen perusahaan dalam memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa.
“PT Semen Padang adalah salah satu instrumen negara untuk pembangunan bangsa. Sebagai salah satu pabrik semen pertama di Asia Tenggara yang telah berusia lebih dari satu abad, keberadaan perusahaan diharapkan dapat terus berkontribusi untuk bangsa. Karena jargon PT Semen Padang adalah ‘Dari Ranah Minang untuk Indonesia’,” kata Iskandar.
Menurut Iskandar, slogan “Dari Ranah Minang untuk Indonesia” menjadi pengingat bahwa kiprah PT Semen Padang tidak hanya berkaitan dengan keberadaan perusahaan di Sumatera Barat. Sebagai bagian dari industri semen nasional, perusahaan memiliki tanggung jawab untuk mendukung kebutuhan pembangunan dan memberikan kontribusi bagi kemajuan Indonesia.
Ia berharap semangat yang dibangun melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila dapat tercermin dalam sikap dan perilaku seluruh karyawan.
“Dengan semangat persatuan dan nilai-nilai Pancasila, seluruh insan perusahaan diharapkan dapat terus menjaga kekompakan, meningkatkan kontribusi, serta bersama-sama membawa perusahaan tumbuh dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi bangsa dan negara,” ujarnya.
Iskandar menambahkan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi momentum untuk mengingat kembali sejarah bangsa, khususnya peristiwa yang terjadi pada 30 September 1965. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila setiap 1 Oktober menjadi bagian dari perjalanan bangsa Indonesia dalam mempertahankan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara.
“Setelah terjadi peristiwa berdarah pada 30 September 1965, kita menyemangati hati kita semua dan memperingati 1 Oktober sebagai Hari Kesaktian Pancasila sekaligus menjadi momentum bagi semua karyawan untuk memperkuat rasa kebersamaan di tengah keberagaman,” tuturnya.














