Sumbarkita – Sebuah kandang ayam dan gudang di Jalan Mandiangin, Kelurahan Campago Ipuh, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS), Kota Bukittinggi, ludes terbakar pada Kamis (23/7/2026) malam. Kobaran api yang membesar sempat mengundang perhatian warga sebelum akhirnya berhasil dipadamkan. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Hingga Jumat (24/7/2026), penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Sementara itu, nilai kerugian materiil juga belum dapat dipastikan karena proses pendataan masih berlangsung.
Peristiwa itu pertama kali diketahui warga yang melihat api membumbung dari bangunan kandang ayam dan gudang. Seorang mahasiswa bernama Rahmatika Permata Putri kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran.
Laporan diterima petugas piket Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bukittinggi pada pukul 21.12 WIB. Satu menit kemudian, armada pemadam diberangkatkan menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 21.15 WIB untuk melakukan penanganan.
Guna mencegah api meluas ke bangunan di sekitarnya, personel Damkar Sektor Mandiangin Koto Selayan berkoordinasi dengan Markas Komando (Mako) Damkar Panorama Bukittinggi. Regu tambahan kemudian diterjunkan untuk memperkuat upaya pemadaman.
Secara keseluruhan, delapan unit armada dikerahkan dalam operasi tersebut. Armada yang diturunkan terdiri atas lima mobil pemadam utama dan satu unit mobil ranger milik Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bukittinggi, serta dua unit bantuan dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Agam.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bukittinggi, Joni Feri, mengatakan respons cepat petugas menjadi salah satu faktor yang membantu mengendalikan kobaran api sebelum merembet ke bangunan lain.
“Laporan masuk ke petugas piket pada pukul 21.12 WIB dari seorang warga bernama Rahmatika Permata Putri. Armada kami langsung bergerak semenit kemudian dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 21.15 WIB,” ujar Joni.











