Jumat, 21 Agustus 2026
Sumbarkita.id
Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Zona Sumbar
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pesona Sumbar
  • Zona Viral
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Home
  • Zona Sumbar
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pesona Sumbar
  • Zona Viral
  • Pendidikan
  • Kesehatan
Sumbarkita.id
Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Zona Sumbar
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pesona Sumbar
  • Zona Viral
  • Pendidikan
  • Kesehatan
Home Nasional

Desil 1-10 Jadi Sorotan, Ini Cara Cek hingga Mengubah Data yang Tak Sesuai

Oleh : Juni Fitra Yenti
Jumat, 21 Agustus 2026 | 13:13 WIB
in Nasional
Pengelompokan desil melalui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Pengelompokan desil melalui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).


“Kan kita udah ada, desil itu basisnya sensus ekonomi. Jadi, sudah ada DTSEN (Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional),” kata Airlangga dalam keterangannya.

Airlangga mengatakan indikator penentuan desil mengacu pada pengeluaran atau kepemilikan aset yang dihimpun melalui survei.

Urutan Desil 1 hingga 10

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui posisi kesejahteraannya dalam DTSEN, desil dibagi menjadi 10 kelompok, mulai dari tingkat kesejahteraan paling rendah hingga paling tinggi.

BACAJUGA

Pratu Rizki Kurniawan Gugur Ditembak OPM di Papua Saat Hari Kemerdekaan, Keluarga Siapkan Pemakaman di Pesisir Selatan

Pratu Rizki Kurniawan, Prajurit TNI Asal Sumbar Gugur Ditembak OPM di Papua Saat HUT ke-81 RI

* Desil 1: kelompok masyarakat miskin ekstrem atau 10 persen penduduk dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.
* Desil 2: kelompok masyarakat miskin.
* Desil 3: kelompok masyarakat hampir miskin.
* Desil 4: kelompok masyarakat rentan miskin.
* Desil 5: kelompok ekonomi menengah ke bawah.
* Desil 6: kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan menengah.
* Desil 7: kelompok masyarakat menengah.
* Desil 8: kelompok masyarakat menengah ke atas.
* Desil 9: kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan relatif tinggi.
* Desil 10: kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.

Kelompok desil 1 hingga 4 menjadi prioritas utama dalam berbagai program bantuan sosial. Sementara masyarakat yang berada di desil 5 masih dapat menerima program tertentu sesuai ketentuan masing-masing program.

Adapun kelompok desil 6 hingga 10 umumnya tidak menjadi prioritas penerima bansos karena dinilai memiliki kondisi sosial ekonomi yang relatif lebih baik.

Data Desil Bisa Berubah

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, posisi desil bukan data yang bersifat permanen. Data tersebut dapat diperbarui secara berkala mengikuti perubahan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Menurutnya, pemutakhiran data dilakukan setiap tiga bulan. Warga yang merasa posisi desilnya tidak sesuai dengan kondisi ekonomi sebenarnya dapat mengajukan sanggahan.


Prev123Next
TOPIK Bantuan Sosialbbm subsidiBPScek bansosdesil 1-10desil DTSENDTSENKemensosPertalite

Baca Juga

Pratu Rizki Kurniawan, Prajurit TNI Asal Sumbar Gugur Ditembak OPM di Papua Saat HUT ke-81 RI

Pratu Rizki Kurniawan Gugur Ditembak OPM di Papua Saat Hari Kemerdekaan, Keluarga Siapkan Pemakaman di Pesisir Selatan

Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:20 WIB
Pratu Rizki Kurniawan, Prajurit TNI Asal Sumbar Gugur Ditembak OPM di Papua Saat HUT ke-81 RI

Pratu Rizki Kurniawan, Prajurit TNI Asal Sumbar Gugur Ditembak OPM di Papua Saat HUT ke-81 RI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:13 WIB
Prabowo Kenalkan Susanah di Depan DPR, Buruh Pengupas Bawang yang Disebut Berupah Rp700 Ribu per Kg

Prabowo Kenalkan Susanah di Depan DPR, Buruh Pengupas Bawang yang Disebut Berupah Rp700 Ribu per Kg

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:34 WIB
Sebut Motor Listrik Hemat 50 Persen, Prabowo: Yang Pakai Motor Bensin, Ya Rasain

Sebut Motor Listrik Hemat 50 Persen, Prabowo: Yang Pakai Motor Bensin, Ya Rasain

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:29 WIB
MUI: Pria Berbusana Wanita Saat Karnaval Agustusan Haram Hukumnya

MUI: Pria Berbusana Wanita Saat Karnaval Agustusan Haram Hukumnya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:11 WIB
Prabowo Ingin Gentengisasi Dipercepat, Sebut Seng Berkarat Bisa Picu Penyakit Paru-Paru

Prabowo Ingin Gentengisasi Dipercepat, Sebut Seng Berkarat Bisa Picu Penyakit Paru-Paru

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:44 WIB
Next Post
Diduga Sekap Anak Perempuan Berhari-hari, Sejumlah Pria di Pasaman Barat Ditangkap Massa

Diduga Sekap Anak Perempuan Berhari-hari, Sejumlah Pria di Pasaman Barat Ditangkap Massa

#TERPOPULER

  • Video Keluhan Antrean Pasien Viral, RSI Ibnu Sina Pasaman Barat Buka Suara

    Video Keluhan Antrean Pasien Viral, RSI Ibnu Sina Pasaman Barat Buka Suara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Datuk Penghulu Kaum di Pesisir Selatan Ditangkap karena Berjudi Togel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jenazah Pratu Rizki Kurniawan Disambut Tangis Keluarga di Pesisir Selatan, Warga Beri Penghormatan di Sepanjang Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karyawan dan Keluarga RSUD M. Natsir Solok Diduga Didahulukan dalam Pelayanan Tanpa Mengantre

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dana Hibah KONI Pariaman 2024 Diselidiki Kejaksaan, 10 Orang Sudah Diperiksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Terkini

Bayi 40 Hari di Solok Meninggal karena Sesak Napas, Keluarga Sebut Tak Dapat Pelayanan di Puskesmas

Bayi 40 Hari di Solok Meninggal karena Sesak Napas, Keluarga Sebut Tak Dapat Pelayanan di Puskesmas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 21:34 WIB
Sumbar Teacher Summit 2026, Simbol Guru-Guru Haus Validasi Media Sosial

Pemprov Buka Suara soal Dugaan Pungli pada Sumbar Teacher Summit 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:32 WIB
Pegawai Dishub Sumbar Jadi Pengedar Sabu-Sabu, Ditangkap dengan 2 Rekannya di Payakumbuh

Pegawai Dishub Sumbar Jadi Pengedar Sabu-Sabu, Ditangkap dengan 2 Rekannya di Payakumbuh

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:37 WIB
Karyawan dan Keluarga RSUD M. Natsir Solok Diduga Didahulukan dalam Pelayanan Tanpa Mengantre

Karyawan dan Keluarga RSUD M. Natsir Solok Diduga Didahulukan dalam Pelayanan Tanpa Mengantre

Jumat, 21 Agustus 2026 | 17:10 WIB
WNA Asal India Ditangkap di Solok, Tampung dan Kirim Emas Tambang Ilegal ke Malaysia

WNA Asal India Ditangkap di Solok, Tampung dan Kirim Emas Tambang Ilegal ke Malaysia

Jumat, 21 Agustus 2026 | 16:32 WIB
Icon SK White 2__

Informasi

  • Redaksi & Perusahaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy

Berita

  • Zona Sumbar
  • Zona Viral
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pesona Sumbar
  • Pendidikan
  • Politik
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi & Bisnis

Alamat

Jl. Jihad Raya No.60, Kubu Dalam Parak Karakah, Kec. Padang Timur, Kota Padang, Sumatera Barat
Phone (0751) 4773713
email:
redaksi@sumbarkita.id

©2026 sumbarkita.id. All right reserved

Icon SK White 2__

Follow Us

Berita

  • Zona Sumbar
  • Zona Viral
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pesona Sumbar
  • Pendidikan
  • Politik
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi & Bisnis
  • Redaksi & Perusahaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy

©2026 sumbarkita.id. All right reserved

Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Zona Sumbar
    • Kabupaten Dharmasraya
    • Kabupaten Limapuluh Kota
    • Kabupaten Padang Pariaman
    • Kabupaten Pasaman Barat
    • Kabupaten Pesisir Selatan
    • Kabupaten Sijunjung
    • Kabupaten Solok
    • Kabupaten Solok Selatan
    • Kota Bukittinggi
    • Kota Padang
    • Kota Padang Panjang
    • Kota Pariaman
    • Kota Payakumbuh
    • Kota Solok
  • Advertorial
  • Artikel & Opini
  • Bank Nagari
  • DPRD Dharmasraya
  • DPRD Padang
  • DPRD Pasaman Barat
  • DPRD Sumatra Barat
  • Ekonomi & Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum & Kriminal
  • Info Loker
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • PDAM Payakumbuh
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pesona Sumbar
  • Pilkada
  • PLN
  • Politik
  • PT Semen Padang
  • Sumbar Flashback
  • Tekno
  • Zona Riau
  • Zona Viral

© Copyright 2025Sumbarkita.id