Sumbarkita – Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan sejumlah pemangku kepentingan mematangkan persiapan sebagai tuan rumah tiga cabang olahraga (cabor) pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026.
Rapat persiapan tersebut digelar di ruang kerja Wali Kota Bukittinggi, Jumat (2/10/2026). Pertemuan itu membahas kesiapan lokasi pertandingan, pelayanan kontingen, hingga berbagai aspek pendukung pelaksanaan pertandingan di Kota Bukittinggi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bukittinggi, Hendra Eka Putra, mengatakan Bukittinggi dipercaya menjadi tuan rumah untuk tiga cabor, yakni wushu, pickleball, dan dance sport.
Menurutnya, pertandingan ketiga cabor tersebut akan digelar di sejumlah lokasi dengan jadwal yang telah ditetapkan. Wushu dijadwalkan berlangsung di Sport Hall pada 5 Oktober, sedangkan pickleball digelar di GOR Bermawi pada 7 Oktober.
Sementara itu, cabang dance sport akan menggunakan dua lokasi. Kategori berpasangan digelar di Sport Hall, sedangkan kategori perorangan berlangsung di Lobi Pasar Atas pada 9 Oktober.
“Pelaksanaan 3 cabor akan dilaksanakan di berbagai tempat, diantaranya wushu akan berlangsung di Sport Hall pada 5 Oktober, pickleball akan berlangsung di Gor Bermawi pada 7 Oktober dan dance sport akan berlangsung di Sport Hall untuk kategori berpasangan dan Lobi Pasar Atas untuk kategori perorangan pada 9 Oktober,” jelasnya.
Hendra mengatakan pelaksanaan pertandingan juga tetap memperhatikan kearifan lokal serta falsafah Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah (ABS-SBK). Hal itu termasuk dalam penerapan ketentuan pakaian dan etika selama pertandingan.
Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, yang juga Ketua Kontingen Kota Bukittinggi, mengatakan Porprov kembali digelar setelah vakum selama delapan tahun. Porprov terakhir berlangsung pada 2018 di Kabupaten Padang Pariaman.
Porprov XVI Sumbar 2026 dijadwalkan berlangsung pada 2–14 Oktober 2026 dengan mengusung semangat gotong royong dan kebersamaan. Pertandingan pada edisi kali ini tersebar di delapan kabupaten dan kota yang menjadi tuan rumah, termasuk Bukittinggi.
“Harapan kita, Porprov ini sukses dari segi pelaksanaan, sukses dari segi prestasi, serta sukses dalam hal pelayanan. Sebagai tuan rumah, kita ingin melayani seluruh kontingen sebaik mungkin dan membuat mereka senang berada di Bukittinggi,” ujarnya.
Ibnu menyebut persiapan Bukittinggi sebagai tuan rumah tiga cabor saat ini telah mencapai sekitar 70 hingga 75 persen. Pemerintah kota menargetkan seluruh persiapan dapat dirampungkan sebelum pertandingan pertama dimulai pada 5 Oktober 2026.
Dengan waktu persiapan yang tersisa, Pemko Bukittinggi bersama KONI dan stakeholder terkait terus melakukan koordinasi untuk memastikan sarana dan prasarana pertandingan serta pelayanan bagi kontingen dapat berjalan sesuai rencana.














