“Untuk saat ini hanya barang-barang saja yang ditemukan sedangkan ayah belum ketemu lagi,” tutupnya.
Polda Sumbar Kerahkan Dua K9
Pencarian Agusral juga melibatkan Unit Polsatwa Ditsamapta Polda Sumbar. Tim khusus pencarian dan penyelamatan tersebut diterjunkan untuk menyisir kawasan terdampak air bah mulai dari belakang Kantor Bupati Solok.
Direktur Samapta Polda Sumbar, AKBP Andre Anas, mengatakan pihaknya mengerahkan empat personel terlatih, dua ekor anjing pelacak K9 jenis Herder dengan spesifikasi SAR, serta dua unit kendaraan khusus (Ransus) dalam operasi tersebut.
“Kami menerjunkan 4 personel terlatih beserta 2 ekor satwa K9 jenis Herder spesifikasi SAR dan 2 unit ransus. Pelaksanaan pencarian dimulai dari titik belakang Kantor Bupati dengan menyusuri jalur aliran air bah. Keahlian satwa pelacak ini diharapkan dapat membantu melacak jejak maupun petunjuk penting di lokasi secara lebih efektif dan presisi,” terang AKBP Andre Anas.
Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok, Khairul, mengatakan pencarian Agusral masih terus dilakukan hingga Kamis siang.
“Hari ini memasuki pencarian hari keempat, dan hingga siang ini korban belum berhasil kita temukan. Korban warga Jorong Pasar Usang Lubuk, Nagari Koto Gadang Guguak, Kabupaten Solok,” ujarnya.
Khairul mengatakan, penyisiran difokuskan di kawasan belakang Kantor Bupati Solok hingga jalur dari Kantor Bupati menuju Pintu Angin. Sebanyak 639 personel gabungan dilibatkan dalam operasi pencarian tersebut.
Personel berasal dari TNI, Polri, BPBD, Basarnas, Satpol PP, PMI, instansi terkait, serta relawan. Selain penyisiran manual, tim juga menggunakan peralatan pendukung, termasuk anjing pelacak K9 dan alat berat untuk membuka tumpukan material yang terbawa arus.











