Sumbarkita – Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat (Sumbar) menemukan 14 bunga langka Rhizanthes lowii di kawasan hutan Cagar Alam Maninjau, Nagari Persiapan Parit Panjang, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Rabu (16/9/2026).
Kepala Resort Konservasi Wilayah II Maninjau BKSDA Sumbar Ade Putra mengatakan, dari 14 tumbuhan langka tersebut, empat di antaranya sudah mekar. Temuan tersebut didapat tim saat melakukan patroli di dalam kawasan hutan Cagar Alam Maninjau.
“Lokasi penemuan berada di kawasan hutan yang belum tersentuh oleh warga. Keberadaan Rhizanthes lowii di kawasan tersebut menjadi perhatian BKSDA karena tumbuhan ini termasuk dalam keluarga Rafflesiaceae dan tergolong langka,” tuturnya kepada Sumbarkita, Kamis (17/9/2026).
Ia melanjutkan, Rhizanthes lowii merupakan tumbuhan dari famili Rafflesiaceae, satu keluarga dengan Rafflesia. Tumbuhan ini memiliki karakteristik yang berbeda dari tumbuhan pada umumnya karena merupakan parasit murni.
Tumbuhan tersebut tidak memiliki daun, batang, akar, maupun klorofil dan hidup dengan menumpang pada akar tanaman merambat dari genus Tetrastigma.
Ia mengatakan, tumbuhan itu memiliki diameter sekitar 25 hingga 43 sentimeter dengan warna cokelat kemerah-merahan dan tidak memiliki bintik putih atau kuning.
Ia melanjutkan, bunga Rhizanthes lowii sebelum mekar tidak berbau, namun ketika mekar sepenuhnya bunga tersebut dapat mengeluarkan bau seperti bangkai yang berfungsi menarik lalat sebagai penyerbuk.
“Bunga ini unik karena mampu menghasilkan dan mengatur panas sendiri. Hal itu sangat jarang ditemukan pada tumbuhan,” tuturnya.











