Keluhan serupa disampaikan P (32 tahun), warga Batu Banyak, Kecamatan Lembang Jaya, Kabupaten Solok. Ia datang untuk menjalani kontrol ketiga terkait penyumbatan pembuluh darah di otak.
P mengatakan bahwa ia telah berangkat sejak subuh dan memperoleh nomor antrean awal. Namun, ia mengaku nomor antreannya belum juga dipanggil hingga waktu yang cukup lama.
“Saya sudah berangkat dari subuh. Sampai di sini saya dapat antrean awal seharusnya sudah dipanggil, tapi sampai sekarang masih belum,” ujar P.
P juga mengaku melihat adanya pasien yang diduga merupakan orang dari lingkungan rumah sakit mendapat pelayanan lebih dahulu dibandingkan dengan pasien yang telah menunggu sesuai dengan antrean.
P mengaku kecewa dengan kondisi tersebut karena pasien telah datang sejak pagi untuk mendapatkan pelayanan.
“Saya kecewa dan sedikit emosi. Kami sudah datang dari pagi, tetapi ada yang seperti lebih didahulukan,” tutur P.
Untuk menanggapi keluhan tersebut, Mengelola dan PPID RSUD M. Natsir Solok, Endriyenita, mengatakan bahwa akan terlebih dahulu menelusuri dugaan adanya pelayanan yang mengutamakan karyawan rumah sakit maupun keluarga karyawan.
“Kami akan melakukan penelusuran terlebih dahulu untuk memastikan kejadian tersebut” ujar Endriyenita.
Apabila hasil penelusuran membuktikan adanya perlakuan yang tidak sesuai dengan ketentuan pelayanan dan aturan yang berlaku, kata Endriyenita, pihaknya akan menindaklanjuti hal tersebut.












