Sumbarkita — Kebakaran hebat menghanguskan 15 kios di Pasar Kayu Tanam, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, pada Rabu (22/7/2026) pagi. Kerugian akibat peristiwa itu ditaksir sekitar Rp2,5 miliar.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Padang Pariaman, Rifki Monrizal, mengatakan, pihaknya menerima laporan pukul 10.13 WIB. Dua menit kemudian, armada langsung diberangkatkan menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 10.30 WIB.
“Setelah menerima laporan, personel langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Penanganan kebakaran selesai sekitar pukul 13.00 WIB,” kata Rifki.
Ia melanjutkan, berdasarkan pendataan sementara, sebanyak 15 petak kios terbakar. Kios-kios tersebut terdiri atas berbagai jenis usaha, mulai dari toko harian, kedai sarapan, pangkas rambut, tukang jahit, toko elektronik, alat tulis dan studio, penjual santan, hingga kedai soto.
Ia merinci, pemilik kios yang terdampak itu antara lain Haji Ali yang memiliki dua unit toko PnD, Lena (Sarapan Pagi), Kasiran (pangkas rambut), Yung Juo (tukang jahit), Ali (PnD), Haji Kulik (toko harian), Kantor Pasar, Haji Majen (toko elektronik), Epi (PnD), Jen (alat tulis dan studio), Labai Mudo (penjual santan), Anwar (kedai soto), Er Apuak (PnD), Rat (PnD), dan Net (PnD).
Ia mengatakan, untuk memadamkan api, Satpol PP dan Damkar Padang Pariaman mengerahkan armada dari Posko Lubuk Alung, Limpato, Sungai Limau, dan Sungai Geringging.
Selain itu, bantuan juga datang dari Kota Pariaman, Kota Padang Panjang, Kota Bukittinggi, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Agam.
“Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp2,5 miliar,” ujarnya.













