Sumbarkita – Pemerintah Kota (Pemko) Padang mulai menata kawasan Padang Teater di Pasar Raya Padang menjadi salah satu pusat kuliner. Pemko menyediakan 17 ruko untuk pedagang kuliner dan menargetkan pengerjaan tuntas dalam 60 hari atau akhir November 2026.
Salah seorang pedagang kuliner yang berjualan di kawasan depan gedung dan tidak ingin namanya disebutkan, meminta kepastian keamanan dan status kepemilikan rumah toko (ruko) sebelum mereka dipindahkan ke dalam gedung tersebut.
Ia menilai, kondisi ruko di dalam gedung tersebut perlu dilengkapi dengan pengamanan yang memadai untuk mencegah terjadinya pencurian.
“Dilihat dari bentuk dan perencanaan sekarang, itu rukonyo terbuka seperti itu, kalau memang kita dipindahkan ke sana setidaknya setiap ruko itu pastikan keamanannya, mungkin memasang rolling door karena sering kali barang dagangan kami dicuri ketika malam hari pada saat tidak jualan,” tuturnya kepada Sumbarkita, Jumat (18/9/2026).
Ia mengatakan, rata-rata pedagang yang berjualan saat ini di depan gedung mulai berjualan sekitar pukul 09.00 WIB hingga 18.30 WIB. Setelah selesai berjualan, perlengkapan dagangan ditinggalkan di dalam gerobak yang telah dikunci.
“Walaupun dikunci tetap saja kadang gerobak itu dirusak dan peralatan dagang diambil, meskipun begitu kami tetap bertahan di sisni,” tuturnya pedagang perempuan itu.
Selain keamanan, ia juga meminta kejelasan mengenai status kepemilikan ruko yang akan ditempatinya sebagai lokasi berjualan di gedung tersebut.
Ia menyebut, ruko yang direncanakan menjadi pusat kuliner itu sebelumnya digunakan sebagai tempat usaha salon. Meskipun sudah lama tidak dibuka dan difungsikan, menurutnya masing-masing ruko masih memiliki pemilik.












