Sumbarkita – Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, kembali diselimuti kabut asap pada Selasa (6/10/2026) siang dan membuat jarak pandang di sejumlah kawasan terbatas.
Sementara itu, berdasarkan data pada laman IQAir, kategori udara masuk kategori tidak sehat dengan Air Quality Index (AQI) yang mencapai 158. Berdasarkan data itu, polutan utama yang terdeteksi adalah PM2.5 dengan konsentrasi 63,1 mikrogram per meter kubik (µg/m³).
Konsentrasi PM2.5 tersebut tercatat 12,6 kali nilai panduan tahunan PM2.5 yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Pada waktu yang sama, suhu udara di Bukittinggi tercatat 26 derajat Celsius dengan kecepatan angin 1 kilometer per jam dan kelembapan 77 persen. Prakiraan per jam menunjukkan kualitas udara di Bukittinggi masih berada pada kategori tidak sehat pada sore hingga malam hari, meskipun indeks kualitas udara diperkirakan berangsur turun.
Pada pukul 15.00 WIB, AQI diperkirakan berada di angka 156. Angka tersebut kemudian diperkirakan turun menjadi 153 pada pukul 16.00 WIB, 152 pada pukul 17.00 WIB, 151 pada pukul 18.00 WIB, dan 150 pada pukul 19.00 WIB.
Selanjutnya, AQI diperkirakan mencapai 148 pada pukul 20.00 WIB, 147 pada pukul 21.00 WIB, 146 pada pukul 22.00 WIB, dan 145 pada pukul 23.00 WIB.
Kemudian, prakiraan harian, AQI Bukittinggi diperkirakan 139 pada Rabu (7/10/2026), 137 pada Kamis (8/10/2026), 81 pada Jumat (9/10/2026), 55 pada Sabtu (10/10/2026), 55 pada Minggu (11/10/2026), dan 57 pada Senin (12/10/2026).












