SUMBARKITA.ID – Peristiwa naas terjadi beberapa jam sebelum shalat Ied Idul Adha 1443 H terlaksana di Kota Padang, Sabtu (9/7/2022). Sebanyak 12 rumah di pasar Simpang Haru luluh lantak dilalap di jago merah sekitar pukul 00.30 WIB dini hari.
Derai Air mata pemilik rumah tak terbendung. Tak menyangka lebaran Idul Adha kali ini harus dihadapkan dengan ujian. Ada beberapa pemilik rumah tidak ada dilokasi. Mereka pulang ke kampung halaman berkumpul bersama sanak keluarga untuk merayakan lebaran Idul Adha ini.
Musibah membuat perayaan Idul Adha tak se-Khidmat yang pernah dilalui. Canda tawa dan silaturahmi jadi sunyi senyap. Lebih sibuk mengeruk sisa puingan yang masih bisa dimanfaatkan. Warga berduyun-duyun ke lokasi untuk membantu meringankan beban para korban. Berbagai elemen masyarakat dan pemerintah pun ikut hadir menyampaikan rasa duka yang dialami para korban kebakaran. Tercatat sebanyak 26 KK dan 56 jiwa kehilangan rumahnya.
Usai posko bantuan didirikan oleh pihak kelurahan, Walikota Padang, Hendri Septa datang. Ia langsung meninjau rumah-rumah yang hancur akibat kebakaran dini hari tadi. Orang nomor 1 di Kota Padang ini ikut merasakan kesedihan para korban. Apalagi masih ada pemiliknya yang masih berada di luar kota untuk berkumpul dengan keluarga di kampung halaman.