SUMBARKITA.ID – Pertumbuhan masyarakat Sumatera Barat dalam Geliat Industri modal kian pesat dari waktu ke waktu. Hingga Juni 2022, sebanyak 127.985 Sumatera Barat tercatat sebagai Investor Saham dalam Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan nilai transaksi mencapai Rp 8,8 Triliun.
Angka transaksi ini meningkat dari semester sebelumnya yang hanya mencapai Rp 8,3 triliun.
“Periode yang lalu, nilai transaksi mencapai Rp 8,3 triliun. Di semester kali ini naik diangka transaksi mencapai Rp 8,8 triliun. Ini dikarenakan ada peningkatan investor aktif,” ucap Kepala Perwakilan BEI Sumbar, Early Saputra, Kamis (21/7/2022).
Naiknya nilai transaksi saham ini menunjukkan minat masyarakat Sumatera Barat untuk menanamkan uang di pasar modal terus meningkat. BEI mencatat terjadi penambahan di semester kali ini sebanyak 21.457 investor baru.
“Ini didukung oleh keberadaan 10 sekuritas dan 17 gerai BEI yang tersebar di Perguruan Tinggi hingga SMA,” katanya.