“Sehingga digerebek oleh mereka sendiri. Saya pikir ya kalau masyarakat sekitar ikut merasa mengamankan, saya pikir bagus kan jadinya ya,” pungkasnya.
Sebelumnya, sebanyak 11 orang diamankan dalam pengungkapan dugaan praktik judi online di rumah dinas yang berada di KPAD Cijantung. Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menyebut mereka diduga berperan sebagai operator judi online.
“Sebanyak 11 orang yang diduga sebagai operator diamankan, berikut sejumlah barang bukti berupa 32 unit komputer, 14 telepon seluler, dan sembilan KTP,” kata Donny dalam keterangannya, Kamis (8/10/2026).
Donny menjelaskan, seluruh orang yang diamankan merupakan warga sipil, terdiri atas enam laki-laki dan lima perempuan. Mereka kemudian dibawa ke Detasemen Polisi Militer (Denpom) untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut.
Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan warga yang mencurigai aktivitas tidak wajar di lokasi pada Minggu (4/10/2026). Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Kodim 0505/Jakarta Timur bersama unsur kewilayahan mendatangi lokasi dan mengamankan tempat kejadian perkara beserta sejumlah barang bukti.
Setelah pengungkapan, lokasi dipasangi garis polisi dan aliran listrik dipadamkan untuk kepentingan pengamanan serta pemeriksaan lebih lanjut.
Donny menegaskan, TNI AD berkomitmen membantu mengungkap dan memberantas praktik judi online. Ia memastikan fasilitas di lingkungan TNI AD tidak boleh digunakan untuk kegiatan ilegal yang merugikan masyarakat.
“TNI AD tidak akan membiarkan fasilitas yang berada dalam lingkungannya digunakan untuk kegiatan ilegal yang merugikan masyarakat,” ujar Donny.













