Sumbarkita — Seorang pria diterkam buaya di aliran sungai Batang Lumpo, Kampung Gurun Panjang, Nagari Gurun Panjang, Kecamatan Bayang, Pesisir Selatan, Sabtu (5/4) sekitar pukul 8.30 WIB.
Kepala Polsek Bayang, Iptu Budi Saputra, mengatakan bahwa korban yang diterkam buaya itu bernama Syafriadi (46), warga Kampung Tengah, Nagari Gunung Panjang. Ia menceritakan bahwa pagi itu korban hendak menjaring ikan dengan menggunakan jaring di Batang Lumpo. Setelah korban menebar jaring, tiba-tiba seekor buaya menerkam bagian kepala korban.
“Korban berusaha untuk melepaskan terkaman buaya. Ia berhasil melepaskan dirinya dari terkaman buaya,” ujar Budi.
Selanjutnya, kata Budi, korban meminta pertolongan kepada warga sambil manaiki tebing sungai dan memegang kepalanya yang sudah terluka. Budi mengatakan bahwa korban kemudian dibantu oleh warga dan dibawa ke Rumah Sakit Bhkati Kesehatan Masyarakat di Sago, Kecamatan IV Jurai.
Budi mengatakan bahwa konflik manusia dengan buaya di sungai itu bar pertama kali terjadi. Meskipun demikian, pihaknya sudah lama mendapatkan informasi bahwa di sungai itu ada buaya. Karena itu, pihaknya sudah memasang spanduk tak jauh dari lokasi tempat korban diterkam buaya, yang berisi imbauan kepada warga untuk tidak berkegiatan di sepanjang aliran sungai Batang Lumpo.
Mengenai buaya yang menerkam warga, Budi mengatakan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar untuk menangkap buaya tersebut. Hingga kini, katanya, buaya itu belum ditangkap.