Sumbarkita — Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, menekankan bahwa peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 H harus menjadi momen refleksi spiritual dan penguatan iman di tengah perubahan zaman yang semakin kompleks.
“Peningkatan keimanan dan ketakwaan adalah benteng utama untuk melindungi diri dan keluarga dari dinamika zaman yang kerap menggeser nilai-nilai kehidupan,” ujar Elzadaswarman saat menghadiri peringatan Isra Mikraj di Masjid Al-Mukarramah, Kelurahan Padang Tinggi Piliang, Kamis (15/1) malam.
Ia menyampaikan apresiasi kepada pengurus masjid dan warga yang telah menyukseskan kegiatan keagamaan tersebut, yang menurutnya sarat nilai spiritual sekaligus memperkuat kebersamaan umat.
Lebih jauh, Elzadaswarman mengingatkan bahwa peringatan Isra Mikraj seharusnya tidak hanya dijadikan ritual tahunan, tetapi sebagai kesempatan untuk memperdalam pengamalan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kesempatan yang sama, Wawako juga menyinggung komitmen pemerintah dalam mendukung pelaksanaan ibadah umat Islam, termasuk haji dan umrah.
“Peringatan Isra Mikraj berkaitan erat dengan ibadah haji dan umrah. Pemerintah melalui Kementerian Agama terus melakukan evaluasi agar jamaah dapat beribadah dengan khusyuk, aman, dan nyaman,” kata Elzadaswarman.
Ia menambahkan bahwa upaya tersebut merupakan bukti nyata perhatian pemerintah terhadap kemaslahatan umat Islam sekaligus wujud kehadiran negara dalam pelayanan keagamaan.
Elzadaswarman mengajak masyarakat untuk memaksimalkan fungsi masjid, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan iman dan karakter generasi muda.
“Terima kasih kepada pengurus masjid. Mari jadikan masjid sebagai rumah bersama dan titik awal pembinaan generasi penerus agar mereka tumbuh dengan iman dan takwa yang kuat,” ujarnya.
Ia berharap agar peringatan Isra Mikraj menjadi pengingat bagi seluruh jamaah untuk terus memperkuat keimanan dan ketakwaan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Semoga peringatan ini menjadi momentum bagi kita semua untuk mempertebal iman dan takwa,” pungkasnya.















