Sumbarkita — Program Menu Bergizi Gratis (MBG) di salah satu SDN di Sicincin, Kecamatan 2×11 Enam Lingkung, Padang Pariaman, dikeluhkan orang tua murid.
Salah satu orang tua murid, Murni (37), mengungkapkan, selama empat hari terakhir, paket makanan yang diterima anaknya tidak memenuhi standar gizi. Paket tersebut hanya berisi roti, beberapa biji kacang rebus, sedikit jagung pipil, serta satu buah jeruk.
“Sudah hari ini terakhir MBG seperti itu. Saya mengetahuinya karena anak saya membawa makanan itu pulang. Jeruknya saja asam,” ujar Murni kepada Sumbarkita, Kamis (11/12).
Ia menambahkan, tidak ada protein hewani, sayuran, atau makanan bergizi lain sebagaimana standar MBG yang disosialisasikan pemerintah.
“Kami heran, empat hari ini menunya tidak sesuai standar gizi,” katanya.
Orang tua murid lainnya, Junaidi (45), mengatakan anaknya tidak merasa kenyang setelah mengonsumsi paket tersebut. Menurut Junaidi, makanan yang dibagikan tampak lebih seperti kudapan ringan dibandingkan menu bergizi yang ditujukan untuk menambah energi dan kebutuhan nutrisi harian siswa.
“Anak saya pulang sekolah masih lapar. Dia bilang MBG-nya tak cukup. Kami tahu daerah sedang dilanda bencana, tapi kualitas makanan jangan sampai turun seperti ini,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan, beberapa orang tua murid lain menyampaikan keluhan serupa melalui grup komunikasi sekolah.












