Sumbarkita – Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, secara resmi menyerahkan bonus kepada kafilah Kota Bukittinggi yang berhasil meraih prestasi pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-41 tingkat Provinsi Sumatra Barat. Total bonus yang diserahkan mencapai Rp1 miliar, sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Kota atas capaian para peserta.
Penyerahan bonus tersebut dilakukan bersamaan dengan penutupan MTQN ke-41 dan pembubaran kepanitiaan yang digelar di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi, Sabtu (27/12/2025). Kegiatan itu sekaligus menjadi momentum penghargaan bagi kafilah yang telah mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.
Wali Kota Ramlan Nurmatias menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh kafilah, pelatih, pembina, serta panitia yang telah bekerja keras sejak proses persiapan hingga pelaksanaan MTQN. Menurutnya, prestasi yang diraih merupakan buah dari disiplin, pembinaan berkelanjutan, serta kebersamaan seluruh pihak.
“Bonus ini adalah bentuk penghargaan dari Pemerintah Kota Bukittinggi atas dedikasi dan perjuangan para kafilah. Kami berharap apresiasi ini dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan prestasi MTQ ke depan,” ujar Ramlan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, Eri Iswandi, menilai pemberian bonus tersebut sejalan dengan keberhasilan kafilah Bukittinggi yang menunjukkan peningkatan signifikan. Dari 69 kafilah yang diutus, sebanyak 51 orang berhasil meraih peringkat pada MTQN ke-41 tingkat Provinsi Sumatra Barat.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bukittinggi yang juga Ketua LPTQ Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menjelaskan bahwa kafilah Bukittinggi bertanding pada 11 cabang lomba dengan 32 golongan. Hasilnya, Bukittinggi mengumpulkan 229 poin dan berhasil menempati peringkat ketiga tingkat Provinsi Sumatra Barat.
Capaian tersebut menjadi lonjakan prestasi bagi Kota Bukittinggi, mengingat pada MTQN ke-40 dua tahun lalu, Bukittinggi masih berada di peringkat ketujuh. Pemerintah Kota Bukittinggi pun menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembinaan dan pengembangan MTQ agar prestasi serupa dapat terus dipertahankan.














