Sumbarkita — Polemik video yang diunggah Salman Chan melalui akun media sosial pribadinya, Salman Chan Photographer, terus bergulir dan meluas hingga ke luar wilayah Pariaman.
Beberapa potongan video dalam akun tersebut menyebut Lubuk Basuang, Kecamatan Lubuk Basung, Agam, sebagai lumbung pencuri motor. Video itu kemudian viral di media sosial dan memicu kemarahan warga hingga Forum Komunikasi Anak Nagari (FKAN) Lubuak Basuang melaporkan kasus tersebut ke Polres Pariaman.
Laporan itu diajukan terkait dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) menyusul pernyataan yang dinilai merugikan serta mencemarkan nama baik masyarakat Lubuak Basuang.
Wakapolres Pariaman, Kompol Jon Hendri, membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari perwakilan masyarakat tersebut.
“Laporan sudah kami terima dan akan kami tindak lanjuti melalui Satreskrim Polres Pariaman untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya kepada Sumbarkita, Kamis (26/2).
Ia menegaskan, kepolisian akan menangani perkara tersebut secara profesional dengan melakukan pendalaman terhadap materi unggahan, termasuk meminta klarifikasi dari seluruh pihak yang berkaitan.
Sementara itu, Sekretaris Forum Komunikasi Anak Nagari Lubuak Basuang, Vera Christian, mengatakan langkah hukum diambil setelah muncul keresahan dan kemarahan masyarakat akibat narasi yang dinilai menyudutkan satu wilayah secara kolektif.
“Kami secara resmi melaporkan dugaan pelanggaran Undang-Undang ITE. Laporan sudah selesai dibuat, dan yang kami laporkan adalah akun atas nama Salman Chan Photographer milik Salman,” katanya.













