SUMBARKITA.ID — Beredar foto penampakan harimau di media sosial disebutkan di daerah Pincuran Tujuh, Balingka Kabupaten Agam. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar menyebut foto tersebut hoaks.
Kepala BKSDA Sumbar, Ardi Andoni mengatakan setelah dilakukan pengamatan dan penelusuran terhadap foto yang beredar, maka disimpulkan foto itu berasal dari cuplikan video YouTube Dilaz Channel dengan judul 9 penguasa rimba.
Ia menjelaskan, gambar Harimau muncul pada menit 9:55, dengan lokasi pengambilan foto berada di salah satu daerah di Provinsi Riau.
“Foto itu merupakan hasil tangkapan layar dari salah satu akun YouTube, videonya pun sudah lama. Lokasinya bukan di Pincuran Tujuh, melainkan di Provinsi Riau,” ujar Ardi kepada wartawan.
Ardi berharap dan menghimbau kepada siapa saja agar setiap informasi yang berhubungan dengan satwa liar untuk dikonfirmasi kepada BKSDA sebelum disebarluaskan sehingga informasi menjadi valid.
“Karena hal-hal seperti ini dapat menyebabkan berita yang tidak pasti atau hoaks yang berujung kepada terjadinya keresahan di tengah masyarakat,” katanya.
“Untuk saat ini pihak BKSDA sedang fokus melakukan penanganan konflik satwa harimau dan manusia di Puncak Kabun jorong Baringin nagari Cingkariang kecamatan Banuhampu, Agam,” tutup Ardi. ***













