Senin, 8 Desember 2025
Sumbarkita.id
Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Zona Sumbar
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pesona Sumbar
  • Zona Viral
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Home
  • Zona Sumbar
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pesona Sumbar
  • Zona Viral
  • Pendidikan
  • Kesehatan
Sumbarkita.id
Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Zona Sumbar
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pesona Sumbar
  • Zona Viral
  • Pendidikan
  • Kesehatan
Home Gaya Hidup

Viral Isu WhatsApp Disusupi Mata-mata Israel, Ini Penjelasan dan Faktanya

Oleh : Redaksi
Senin, 20 Oktober 2025 | 15:15 WIB
in Gaya Hidup
Ilustrasi. Foto: Digitaltrend

Ilustrasi. Foto: Digitaltrend


Sumbarkita – Isu penyusupan mata-mata Israel ke aplikasi WhatsApp kembali ramai diperbincangkan di media sosial. Sejumlah unggahan menuding platform pesan instan milik Meta itu diretas menggunakan perangkat lunak mata-mata Pegasus buatan perusahaan Israel, NSO Group.

Namun, berdasarkan fakta hukum terbaru, isu tersebut tidak sepenuhnya benar. Justru, Pengadilan Amerika Serikat (AS) telah memutuskan melarang spyware Pegasus menargetkan WhatsApp dan penggunanya, sekaligus memenangkan gugatan Meta terhadap NSO Group.

Hakim Distrik AS Phyllis Hamilton dalam putusannya menjatuhkan perintah pengadilan permanen yang melarang NSO melakukan peretasan terhadap WhatsApp. Ia juga menetapkan pengurangan ganti rugi dari US$167 juta (Rp2,7 triliun) menjadi US$4 juta (Rp66,3 miliar).

Kepala WhatsApp Will Cathcart menyebut keputusan tersebut sebagai kemenangan besar bagi perlindungan privasi digital.

BACAJUGA

Google Luncurkan Fitur Deteksi Konten AI, Mampu Bedakan Gambar Asli dan Deepfake

Berapa Banyak Kafein Sebenarnya dalam Secangkir Kopi? Ini Jawabannya

“Keputusan hari ini melarang pembuat spyware NSO menargetkan WhatsApp dan pengguna global kami lagi,” kata Cathcart, dikutip dari Reuters, Senin (20/10/2025).

“Kami mengapresiasi hasil enam tahun litigasi yang meminta pertanggungjawaban NSO atas tindakan yang menargetkan masyarakat sipil,” lanjutnya.

Spyware Pegasus dikenal sebagai perangkat pengintai digital canggih yang dapat mengakses data, kamera, dan mikrofon ponsel tanpa sepengetahuan pengguna. Dalam beberapa tahun terakhir, Pegasus kerap dituding digunakan untuk memata-matai aktivis, jurnalis, hingga pejabat pemerintahan di berbagai negara.

Sementara itu, pihak NSO Group menyambut baik pengurangan jumlah ganti rugi hingga 97 persen, namun tetap membantah tudingan bahwa produknya disalahgunakan.

“Produk kami digunakan untuk memerangi kejahatan serius dan terorisme. Keputusan ini tidak memengaruhi pelanggan kami yang terus menggunakan teknologi kami untuk menjaga keselamatan publik,” tulis NSO dalam pernyataan resminya.

Kasus ini bermula pada 2019, ketika WhatsApp menuduh NSO Group menyusupi lebih dari 1.400 perangkat pengguna di 20 negara menggunakan Pegasus melalui fitur panggilan video. Gugatan hukum pun diajukan ke pengadilan federal AS dan berlangsung hingga enam tahun sebelum akhirnya diputus pada Oktober 2025.

Dengan keputusan pengadilan tersebut, Meta memastikan bahwa WhatsApp kini bebas dari ancaman spyware Pegasus, serta memperkuat sistem keamanannya agar tidak bisa dimanfaatkan untuk aksi penyusupan serupa di masa depan.


TOPIK mata-mata IsraelMetaNSO GroupPegasusprivasi digitalspywareWhatsApp

Baca Juga

Google Luncurkan Fitur Deteksi Konten AI, Mampu Bedakan Gambar Asli dan Deepfake

Google Luncurkan Fitur Deteksi Konten AI, Mampu Bedakan Gambar Asli dan Deepfake

Sabtu, 22 November 2025 | 00:00 WIB
Berapa Banyak Kafein Sebenarnya dalam Secangkir Kopi? Ini Jawabannya

Berapa Banyak Kafein Sebenarnya dalam Secangkir Kopi? Ini Jawabannya

Minggu, 16 November 2025 | 11:13 WIB
Begini Cara Melacak Lokasi Seseorang Lewat Smartphone, Tapi Ingat: Harus dengan Izin!

Begini Cara Melacak Lokasi Seseorang Lewat Smartphone, Tapi Ingat: Harus dengan Izin!

Sabtu, 08 November 2025 | 10:30 WIB
Resmi Jadi Duda, Pratama Arhan Didukung Netizen

Resmi Jadi Duda, Pratama Arhan Didukung Netizen

Selasa, 26 Agustus 2025 | 14:10 WIB
5 Aplikasi Edit Foto & Video di HP yang Cocok untuk Pemula, Bikin Konten Makin Mudah

5 Aplikasi Edit Foto & Video di HP yang Cocok untuk Pemula, Bikin Konten Makin Mudah

Selasa, 15 Juli 2025 | 09:46 WIB
13 Kata Ini Sebaiknya Jangan Dicari di Google, Bisa Bikin Trauma!

13 Kata Ini Sebaiknya Jangan Dicari di Google, Bisa Bikin Trauma!

Sabtu, 12 Juli 2025 | 18:42 WIB
Next Post
Pilu, Tujuh Warga Meninggal Saat Ditandu Melewati Jalan Rusak dan Berlumpur di Agam

Pilu, Tujuh Warga Meninggal Saat Ditandu Melewati Jalan Rusak dan Berlumpur di Agam

Leave Comment

#TERPOPULER

  • Mayat Pria Ditemukan di Tepi Sungai di Pesisir Selatan, Ini Identitasnya

    Mayat Pria Ditemukan di Tepi Sungai di Pesisir Selatan, Ini Identitasnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Krisis Air Bersih di Padang, Warga Habiskan hingga Rp100 Ribu Sehari untuk Beli Air

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Tangkap Pria Pengedar dan Pemakai Sabu-Sabu di Sijunjung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prakiraan Cuaca Sumbar 8-10 Desember 2025, Sebagian Wilayah Masuk Status Siaga Hujan Lebat Disertai Petir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anggota DPD RI Asal Sumbar Cerint Iralloza Tasya Dilaporkan ke BK DPD Terkait Dugaan Pelanggaran Etik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Terkini

Sekolah Rusak Diterjang Banjir, Siswa SD di Padang Pariaman Jalani Ujian Semester di Tenda Darurat

Sekolah Rusak Diterjang Banjir, Siswa SD di Padang Pariaman Jalani Ujian Semester di Tenda Darurat

Senin, 08 Desember 2025 | 19:32 WIB
Korban Banjir Bandang di Agam Bertambah, Satu Jasad Kembali Ditemukan

Korban Banjir Bandang di Agam Bertambah, Satu Jasad Kembali Ditemukan

Senin, 08 Desember 2025 | 19:11 WIB
Prabowo Setujui Anggaran Rp60 Juta per Rumah Korban Bencana Sumatera

Prabowo Setujui Anggaran Rp60 Juta per Rumah Korban Bencana Sumatera

Senin, 08 Desember 2025 | 18:24 WIB
UNAND Dorong Standarisasi Penilaian Nilai Riset untuk Percepat Hilirisasi Inovasi

UNAND Dorong Standarisasi Penilaian Nilai Riset untuk Percepat Hilirisasi Inovasi

Senin, 08 Desember 2025 | 18:00 WIB
Ramai Isu Dugaan Penimbunan Sembako di Rumah Dinas Bupati Padang Pariaman, Dinsos Beri Klarifikasi

Ramai Isu Dugaan Penimbunan Sembako di Rumah Dinas Bupati Padang Pariaman, Dinsos Beri Klarifikasi

Senin, 08 Desember 2025 | 17:55 WIB
Icon SK White 2__

Informasi

  • Redaksi & Perusahaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy

Berita

  • Zona Sumbar
  • Zona Viral
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pesona Sumbar
  • Pendidikan
  • Politik
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi & Bisnis

Alamat

Jl. Jihad Raya No.60, Kubu Dalam Parak Karakah, Kec. Padang Timur, Kota Padang, Sumatera Barat
Phone (0751) 4773713
email:
redaksi@sumbarkita.id

©2025 sumbarkita.id. All right reserved

Icon SK White 2__

Follow Us

Berita

  • Zona Sumbar
  • Zona Viral
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pesona Sumbar
  • Pendidikan
  • Politik
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi & Bisnis
  • Redaksi & Perusahaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy

©2025 sumbarkita.id. All right reserved

Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Zona Sumbar
    • Kabupaten Dharmasraya
    • Kabupaten Limapuluh Kota
    • Kabupaten Padang Pariaman
    • Kabupaten Pasaman Barat
    • Kabupaten Pesisir Selatan
    • Kabupaten Sijunjung
    • Kabupaten Solok
    • Kabupaten Solok Selatan
    • Kota Bukittinggi
    • Kota Padang
    • Kota Padang Panjang
    • Kota Pariaman
    • Kota Payakumbuh
    • Kota Solok
  • Advertorial
  • Artikel & Opini
  • Bank Nagari
  • DPRD Dharmasraya
  • DPRD Padang
  • DPRD Pasaman Barat
  • DPRD Sumatra Barat
  • Ekonomi & Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum & Kriminal
  • Info Loker
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • PDAM Payakumbuh
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pesona Sumbar
  • Pilkada
  • PLN
  • Politik
  • PT Semen Padang
  • Sumbar Flashback
  • Tekno
  • Zona Riau
  • Zona Viral

© Copyright 2025Sumbarkita.id