Billy Saputra Bakal Calon Ketua Umum DPP IKA UNAND Periode 2025-2029
Di sebuah negara besar, kemajuan perguruan tinggi bukan hanya urusan kampus, tetapi buah tangan dari alumninya. Hari ini, ketika Presiden Republik Indonesia menekankan pentingnya membawa kampus Indonesia masuk ke jajaran Top 100 World-Class University, Ikatan Keluarga Alumni Universitas Andalas (IKA UNAND) mendapat panggilan sejarah yang tidak boleh diabaikan.
UNAND tidak lahir di pusat kekuasaan atau pusat ekonomi negara. UNAND tumbuh dari tanah Minangkabau, lahir dari kecerdasan, perjuangan, dan idealisme masyarakat daerah. Karena itu, UNAND membawa misi yang berbeda: membuktikan bahwa kualitas dan prestasi tidak pernah ditentukan oleh lokasi, tetapi oleh keberanian manusianya untuk melompat lebih jauh.
Kini, waktunya alumni UNAND menunjukkan kelasnya.
IKA UNAND tidak boleh lagi berhenti pada nostalgia, pertemuan seremonial, atau struktur administratif yang statis. Kita harus naik kelas: menjadi organisasi alumni modern, yang mandiri secara finansial, kuat secara digital, tajam dalam intelektual, dan relevan di tingkat nasional maupun global.
Untuk itu, saya mengajukan Tujuh Program Transformasi Besar, yakni sebuah peta jalan strategis agar IKA UNAND menjadi kekuatan baru yang mendorong kampus menuju Top 100 Dunia.
1. Dana Abadi Alumni 100 Miliar, Pilar Kemandirian yang Tak Tergerus Waktu
Tidak ada organisasi besar tanpa fondasi finansial yang kuat dan berkelanjutan.
Dana Abadi Alumni 100 Miliar bukan sekadar target, melainkan legacy project, warisan untuk generasi alumni UNAND selanjutnya. Dengan pendekatan modern Initial Social Token Offering (ISTO), minimal 100.000 alumni dapat berkontribusi Rp1 juta per orang. Sebagai apresiasi, para donatur menerima Aset Kripto IKA UNAND yang bersifat simbolik dan memperkuat engagement.
Dana inti ditempatkan pada instrumen aman seperti deposito syariah atau sukuk, dan dikelola Investment Committee alumni kelas dunia. Dana pokok tidak boleh disentuh selamanya, hanya hasil pengembangannya yang digunakan untuk program organisasi.
Sumber penguatan lainnya:
- Kemitraan bisnis alumni (F&B, energi, konsultan, properti, startup).
- Event global: Andalas Summit, Alumni Investment Forum, Global Expo.
- Monetisasi YouTube Learning Center.
- Auto-debit contribution: Rp10 ribu – Rp100 ribu per bulan dari seluruh alumni.
- Corporate partnership: BUMN, BUMD, Danantara, startup nasional.
Inilah pijakan finansial untuk membangun organisasi alumni yang kuat, modern, dan berdaulat.
2. One Andalas Network, Super App Alumni yang Menyatukan Dunia
IKA UNAND harus mengakhiri era spreadsheet, WA Group, dan data yang tercecer.
Kita memasuki era baru: One Andalas Network, super app alumni ala “Harvard One Network”.
Ekosistem ini memuat:
- Database alumni nasional & global.
- Job portal, internship portal, mentoring.
- Peta persebaran alumni dunia (seperti MIT & ILUNI UI).
- Grup profesi: kesehatan, hukum, fintech, diaspora, startup, BUMN, dan lainnya.
- Transparansi keuangan real-time.
- Ruang kolaborasi bisnis alumni.
- Dashboard karier untuk mahasiswa dan lulusan baru.
Ini bukan sekadar aplikasi.
Ini adalah infrastruktur digital yang menyatukan satu generasi perubahan.
3. Andalas Global Talent, Melahirkan 1.000 Talenta Dunia
Kampus tidak akan masuk Top 100 tanpa menghasilkan global talents.
Karena itu, kita menciptakan Andalas Global Talent Program, model yang mengadopsi standar Stanford Career Accelerator dan Harvard Global Fellowship.
Program ini mencakup:
- IELTS Center & Kelas Intensif (UNAND baru jadi partner IELTS pada 2025; kita percepat peningkatan kualitasnya).
- Target 1.000 alumni S2/S3 luar negeri dalam sistem terstruktur.
- Mentoring LOA kampus Top 100 (target: min. 10 alumni ke Harvard/MIT/Stanford setiap tahun).
- Simulasi wawancara beasiswa, essay clinic, leadership training.
- Bootcamp karier global: CV, interview, networking internasional.
Ketika alumni UNAND menjadi profesor, peneliti, inovator, dan eksekutif global, ranking UNAND akan terdongkrak oleh reputasinya sendiri.
4. Program Magang & Karier Nasional, 1.000 Kuota Setiap Tahun
Hambatan terbesar mahasiswa UNAND adalah akses.
IKA UNAND harus hadir sebagai jembatan.
Program ini menyediakan:
- Kuota Magang Nasional melalui BUMN, Danantara, dan industri strategis.
- Akses magang jaringan diaspora luar negeri.
- Jalur percepatan rekrutmen: kontrak 6–12 bulan sebagai pintu awal karier.
- Integrasi penuh dengan super app alumni.
- Dukungan pemenuhan IKU kampus untuk menaikkan reputasi UNAND nasional.
Minimnya akses harus diganti menjadi terbukanya ribuan pintu masa depan.
5. Infrastruktur Alumni, Rumah Alumni & Andalas Tower
Gerakan besar butuh rumah besar.
IKA UNAND harus punya infrastruktur yang hidup dan aktif, bukan sekadar sekretariat formalitas.
Program ini meliputi:
- Rumah Singgah Alumni di Jakarta, Bandung, Medan, Batam, Surabaya.
- Rumah Alumni San Francisco Bay Area saat Global Talent tumbuh menjadi diaspora teknologi global.
- Andalas Tower:
- Andalas Coffee
- Co-working Space
- Pusat komunitas profesi
- Basecamp Alumni & Hotel
- Ruang kolaborasi startup dan UMKM
- Rumah Sakit Alumni di setiap kabupaten/kota Sumbar (kolaborasi RS UNAND).
- Target: medical tourism bersaing dengan Malaysia.
Inilah simbol kemandirian, kolaborasi, dan kepedulian alumni.
6. Innovation & Entrepreneurship Hub, Menjadi MIT-nya Barat Indonesia
IKA UNAND harus menjadi mesin inovasi dan generator ekonomi baru.
Program ini menyalakan ekosistem kewirausahaan alumni:
- Inkubator startup ala MIT.
- UMKM Accelerator untuk alumni & masyarakat.
- Akses modal dari diaspora Minang global.
- Kompetisi Andalas Innovation Fund setiap tahun.
- Pendampingan branding, digital marketing, legal, dan standar ekspor.
- Marketplace kolaborasi produk alumni.
Visi besarnya:
melahirkan 100 pengusaha besar dari rahim alumni UNAND dalam 10 tahun ke depan.
7. Andalas Policy Lab, Pikiran Strategis Alumni untuk Indonesia
IKA UNAND harus menjadi kekuatan intelektual bangsa.
Andalas Policy Lab akan:
- Mendorong UNAND menjadi Pilot Project Presiden untuk kampus Top 100 Dunia.
- Mengusulkan Kartu Indonesia Pintar – Global Talent (IPK >3, IELTS ≥6.5).
- Mengusulkan reformasi LPDP:
- seleksi berbasis lifetime tax contribution,
- prioritas LOA kampus Top 100,
- skema student loan untuk talenta dunia.
- Menghasilkan riset nasional & global yang bisa dimonetisasi.
- Kolaborasi dengan Bappenas, kementerian, Danantara, dan industri.
Inilah cara alumni UNAND tidak hanya mengubah kampus tetapi mengubah bangsa.
Saatnya Alumni UNAND Menulis Sejarah Baru
Setiap generasi memiliki momentum yang menentukan arah masa depan.
Momentum generasi kita adalah membawa IKA UNAND naik kelas.
Bukan sekadar organisasi alumni,
tetapi kekuatan sosial–intelektual–ekonomi yang disegani nasional dan dihormati global.
UNAND adalah kebanggaan yang kita warisi.
IKA UNAND adalah masa depan yang harus kita bangun.
Kini, saatnya alumni UNAND berhenti menjadi penonton.
Kini saatnya kita menjadi penggerak sejarah.
**
Tentang Penulis
Billy Saputra
Bakal Calon Ketua Umum DPP IKA UNAND Periode 2025–2029
Pendidikan
- Northeastern University, USA — MSc in Data Analytics Engineering (Candidate)
- Cambridge Judge Business School — Fintech & Regulatory Innovation Program
- Universitas Andalas — S1 Teknik Industri
Karier Profesional
- CEO, Teskid Global Digital (2021–sekarang)
- Country Director, BrainTip AI (Australia), 2025
- Policy Director, Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH), 2024
- Otoritas Jasa Keuangan (2016–2024)
- PT Indo Thai Trading / Pertamina Petrochemical Trading — Supply Chain Officer
Organisasi
- Bendahara Umum, KATI UNAND
- Wakil Ketua Bidang Perlindungan Pekerja Migran, DPP Gebu Minang
- Ketua Alumni TIME Language Centre
- Anggota Individu Perkumpulan Filantropi Indonesia
- Wakil Ketua Umum FKMPI
- Ketua Klub Siaga Bencana Kota Padang (2009–2011).














