Senin, 19 Januari 2026
Sumbarkita.id
Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Zona Sumbar
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pesona Sumbar
  • Zona Viral
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Home
  • Zona Sumbar
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pesona Sumbar
  • Zona Viral
  • Pendidikan
  • Kesehatan
Sumbarkita.id
Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Zona Sumbar
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pesona Sumbar
  • Zona Viral
  • Pendidikan
  • Kesehatan
Home Zona Riau

Tiga Gajah Sumatera Betina di Riau Mati, Populasi di Ujung Tanduk

Oleh : Redaksi
Senin, 24 November 2025 | 00:00 WIB
in Zona Riau
Gajah betina di Riau. Foto: Mediacenter.riau.go.id

Gajah betina di Riau. Foto: Mediacenter.riau.go.id


Sumbarkita — Dalam kurun waktu tujuh bulan terakhir ini tiga ekor anak gajah betina mati di Riau. Hal itu meninggalkan kepedihan mendalam dan kekhawatiran serius akan masa depan populasi spesies yang terancam punah itu.

Dilansir dari Mediacenter.riau.go.id pada Minggu (23/11), kematian terbaru menimpa Nurlela alias Lela, seekor bayi gajah berusia 1 tahun 6 bulan di Pusat Konservasi Gajah (PKG) Sebanga, Kabupaten Bengkalis, pada Sabtu (22/11/2025). Lela, anak dari gajah latih Puja dan Sarma, merupakan simbol harapan baru di tengah upaya pelestarian.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Supartono, membenarkan kabar menyedihkan itu. Ia menyatakan bahwa tim dokter hewan segera melakukan nekropsi dan mengambil sampel jaringan untuk diuji di laboratorium.

Penyelidikan intensif itu merupakan hal krusial yang dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kematian Lela. Lela sempat terpantau kurang aktif, tetapi masih memiliki nafsu makan dan minum yang baik sebelum akhirnya ditemukan tak bernyawa pukul 05.30 WIB.

BACAJUGA

Polisi Tangkap Pengedar Sabu-Sabu di Riau, Satu Paket Barang Bukti Disita

Pembalakan Liar di Sungai Pertas Riau Dibongkar, 8 Ton Kayu Olahan Disita

Kisah pilu itu bermula pada 21 April 2025 dengan kepergian Gajah Yuni. Supartono mengatakan bahwa bayi gajah berusia tiga bulan itu ditemukan terpisah dari kelompoknya di Kampar dan dibawa ke PLG Sebanga, dengan harapan bisa diasuh oleh induk gajah Puja bersama anaknya, Lela.

“Sayangnya, upaya itu gagal,” ucap Supartono.

Supartono mengatakan bahwa penolakan dari gajah dewasa menyebabkan Yuni mengalami trauma dan stres yang berujung pada sakit. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan Yuni mati karena kombinasi faktor, termasuk pneumonia serta radang lambung dan usus.

Belum kering air mata atas kepergian Yuni, pada 10 September 2025 Riau kembali kehilangan permata konservasinya, Gajah Tari. Anak gajah betina berusia 2 tahun dari Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) itu sempat mencuri perhatian publik, bahkan diangkat sebagai anak dan warga kehormatan oleh Kepala Polda Riau.

Tingkahnya yang menggemaskan telah menumbuhkan rasa cinta luar biasa dari manusia terhadap satwa besar ini dan sempat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Taman Nasional Tesso Nilo.

Kehadiran Tari yang lahir pada 31 Agustus 2023 dari induk bernama Lisa merupakan magnet yang menghangatkan hati. Namun, Ia mati karena terinfeksi Virus EEHV (Elephant Endotheliotropic Herpes Virus).

“Virus ini dikenal sebagai pembunuh ganas anak gajah, dan kasus kematian Tari menjadi pengingat yang menyakitkan tentang betapa rentannya kehidupan anak-anak gajah di Sumatera,” kata Supartono.

Rentetan kematian Yuni, Tari, dan kini Lela bukan sekadar statistik. Ketiganya merupakan anak gajah betina, yang memiliki peran vital dalam regenerasi dan pemulihan populasi gajah sumatera.

Kehilangan tiga individu betina dalam waktu sesingkat itu menjadi pukulan telak bagi upaya konservasi yang sedang berjuang melawan berbagai ancaman, mulai dari konflik dengan manusia hingga penyakit.

Kondisi itu menegaskan bahwa ancaman terhadap gajah sumatera tidak hanya datang dari luar, seperti perburuan dan kerusakan habitat, tetapi juga dari tantangan internal yang kompleks di pusat konservasi.

Penolakan induk asuh, stres, dan penyakit mematikan seperti EEHV menjadi PR besar bagi BBKSDA dan semua pihak yang peduli terhadap nasib gajah sumatera.

Kini, sambil menunggu hasil pemeriksaan Lela, duka mendalam menyelimuti PKG Sebanga. Kematian tiga bidadari cilik itu harus menjadi momentum bagi semua pihak untuk mengevaluasi dan memperkuat strategi konservasi secara drastis, agar kisah-kisah tragis serupa tidak terulang dan populasi gajah sumatera yang tersisa di Riau benar-benar dapat diselamatkan dari ambang kepunahan.


TOPIK bayi gajah Lela matiBBKSDA Riaugajah sumatera terancam punahgajah tarigajah Yunikematian anak gajah Riaukematian gajah betinakonflik manusia dan satwakonservasi gajah Riaupenyebab kematian anak gajahPKG Sebanga BengkalisPLG Sebangapopulasi gajah sumaterasumbarkitaSupartono BBKSDATaman Nasional Tesso Niloupaya pelestarian gajahVirus EEHV

Baca Juga

Polisi Tangkap Pengedar Sabu-Sabu di Riau, Satu Paket Barang Bukti Disita

Polisi Tangkap Pengedar Sabu-Sabu di Riau, Satu Paket Barang Bukti Disita

Kamis, 15 Januari 2026 | 15:19 WIB
Pembalakan Liar di Sungai Pertas Riau Dibongkar, 8 Ton Kayu Olahan Disita

Pembalakan Liar di Sungai Pertas Riau Dibongkar, 8 Ton Kayu Olahan Disita

Kamis, 11 Desember 2025 | 17:55 WIB
Polisi Sita 7 Rakit Tambang Emas Ilegal di Sungai Kampar

Polisi Sita 7 Rakit Tambang Emas Ilegal di Sungai Kampar

Minggu, 02 November 2025 | 15:39 WIB
Polisi Bongkar Perdagangan Ilegal Sisik Trenggiling di Riau, 2 Pelaku Kabur

Polisi Bongkar Perdagangan Ilegal Sisik Trenggiling di Riau, 2 Pelaku Kabur

Sabtu, 01 November 2025 | 15:33 WIB
Mayat Pria Ditemukan Terkubur Pakai Terpal di Riau, Polisi Duga Korban Pembunuhan

Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Pria yang Dikubur Teman Pakai Terpal di Riau

Sabtu, 01 November 2025 | 11:23 WIB
Mayat Pria Ditemukan Terkubur Pakai Terpal di Riau, Polisi Duga Korban Pembunuhan

Mayat Pria Ditemukan Terkubur Pakai Terpal di Riau, Polisi Duga Korban Pembunuhan

Kamis, 30 Oktober 2025 | 11:27 WIB
Next Post
Banjir Rendam Jalan Padang–Bengkulu, Lalu Lintas Lumpuh Total

Banjir Rendam Jalan Padang–Bengkulu, Lalu Lintas Lumpuh Total

Leave Comment

#TERPOPULER

  • Siswi SMP di Solok Selatan Disetubuhi Pemuda, “Disekap” 3 Hari di Hotel Sijunjung

    Siswi SMP di Solok Selatan Disetubuhi Pemuda, “Disekap” 3 Hari di Hotel Sijunjung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saksi Mata Ungkap Kronologi Penemuan Mayat Perempuan di Padang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Temukan Mayat Perempuan di dalam Rumah di Padang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ijazah Jokowi, Negara, dan Keberanian Membuka Tirai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2 Siswi SMPN 7 Pariaman Berkelahi, 34 Siswa Terlibat, Videonya Viral di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Terkini

Luncurkan OVOP Besok, Pemkab Dharmasraya Gelar Bazar Pertanian

Luncurkan OVOP Besok, Pemkab Dharmasraya Gelar Bazar Pertanian

Minggu, 18 Januari 2026 | 22:17 WIB
Tabrak Truk, Pengendara Motor di Pesisir Selatan Terkapar di Jalan, Gigi Copot

Tabrak Truk, Pengendara Motor di Pesisir Selatan Terkapar di Jalan, Gigi Copot

Minggu, 18 Januari 2026 | 21:48 WIB
Bantu Pembangunan Masjid, Ketua DPRD Sumbar Serahkan Uang Rp50 Juta

Bantu Pembangunan Masjid, Ketua DPRD Sumbar Serahkan Uang Rp50 Juta

Minggu, 18 Januari 2026 | 21:20 WIB
Jantung Bocor, Bayi Asal Limapuluh Kota Dirawat Intensif, Orang Tua Terkendala Biaya

Jantung Bocor, Bayi Asal Limapuluh Kota Dirawat Intensif, Orang Tua Terkendala Biaya

Minggu, 18 Januari 2026 | 21:06 WIB
Siswi SMP di Solok Selatan Disetubuhi Pemuda, “Disekap” 3 Hari di Hotel Sijunjung

Siswi SMP di Solok Selatan Disetubuhi Pemuda, “Disekap” 3 Hari di Hotel Sijunjung

Minggu, 18 Januari 2026 | 20:08 WIB
Icon SK White 2__

Informasi

  • Redaksi & Perusahaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy

Berita

  • Zona Sumbar
  • Zona Viral
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pesona Sumbar
  • Pendidikan
  • Politik
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi & Bisnis

Alamat

Jl. Jihad Raya No.60, Kubu Dalam Parak Karakah, Kec. Padang Timur, Kota Padang, Sumatera Barat
Phone (0751) 4773713
email:
redaksi@sumbarkita.id

©2025 sumbarkita.id. All right reserved

Icon SK White 2__

Follow Us

Berita

  • Zona Sumbar
  • Zona Viral
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pesona Sumbar
  • Pendidikan
  • Politik
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi & Bisnis
  • Redaksi & Perusahaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy

©2025 sumbarkita.id. All right reserved

Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Zona Sumbar
    • Kabupaten Dharmasraya
    • Kabupaten Limapuluh Kota
    • Kabupaten Padang Pariaman
    • Kabupaten Pasaman Barat
    • Kabupaten Pesisir Selatan
    • Kabupaten Sijunjung
    • Kabupaten Solok
    • Kabupaten Solok Selatan
    • Kota Bukittinggi
    • Kota Padang
    • Kota Padang Panjang
    • Kota Pariaman
    • Kota Payakumbuh
    • Kota Solok
  • Advertorial
  • Artikel & Opini
  • Bank Nagari
  • DPRD Dharmasraya
  • DPRD Padang
  • DPRD Pasaman Barat
  • DPRD Sumatra Barat
  • Ekonomi & Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum & Kriminal
  • Info Loker
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • PDAM Payakumbuh
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pesona Sumbar
  • Pilkada
  • PLN
  • Politik
  • PT Semen Padang
  • Sumbar Flashback
  • Tekno
  • Zona Riau
  • Zona Viral

© Copyright 2025Sumbarkita.id