Sumbarkita — Aska, remaja 13 tahun yang tenggelam saat mandi-mandi di sungai di Kampung Kelok Koto Langang, Nagari Sungai Liku, Kecamatan Ranah Pesisir, Pesisir Selatan, pada Sabtu (14/2/2026), ditemukan di dekat Jembatan Labuhan, Nagari Pasia Pelangai, pada Selasa (17/2/2026) pagi.
Kepala Polsek Ranah Pesisir, Iptu Okdianto, mengatakan bahwa Aska ditemukan oleh warga sekitar pukul 6.30 WIB. Ia menyebut bahwa siswa kelas 1 sanawiah itu ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan mayatnya sudah membengkak.
“Jenazah sudah dibawa ke rumah duka,” ucap Okdianto.
Dalam video yang diperoleh Sumbarkita, lokasi tempat penemuan mayat itu dipenuhi oleh puluhan warga yang menyaksikan evakuasi mayat tersebut. Warga dan anggota TNI mengevakuasi mayat itu ke darat untuk dibawa ke rumah duka.
Tim SAR dan BPBD Pesisir Selatan sudah mencari Aska selama dua hari, dari Minggu sampai Senin, tetapi tidak menemukan remaja tersebut.
Aska tenggelam pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 18.00 WIB saat mandi-mandi bersama temannya-temannya. Komandan Pos BPBD Ranah Pesisir, M. Arif, menceritakan bahwa sekitar pukul 17.00 WIB Aska dan sembilan temannya menyeberangi sungai itu dan mandi-mandi di sana. Sekitar pukul 18.00 WIB ketika sembilan remaja naik ke atas tebing, Aska tidak terlihat naik ke darat.
“Kemudian, seorang temannya melihat tangan Aska melambai-lambai di sungai. Teman-temannya lalu berusaha untuk mengejarnya, tetapi Aska hilang dan tidak terlihat lagi,” ujar Arif.
Setelah itu, kata Arif, teman-teman Aska lalu memberitahukan kejadian itu kepada orang tua Aska.













