Sumbarkita — DPRD Kota Bukittinggi melakukan kunjungan kerja (kunker) ke luar daerah sejak 1 Desember dan dijadwalkan sampai 5 Desember. Kunjungan itu dilakukan Ketika masyarakat Sumbar berduka setelah banjir, banjir bandang, dan galodo melanda banyak daerah di provinsi tersebut dan memakan banyak korban jiwa.
Ketua DPRD Bukittinggi, Syaiful Effendi, mengatakan bahwa kunker itu dilakukan oleh tiga komisi, yaitu komisi I dan III ke Pekanbaru, sedangkan komisi II ke Kota Bandung. Ia menyebut bahwa tiap komisi didampingi satu pemimpin DPRD.
“Saya mendampingi komisi II,” ujar Syaiful kepada Sumbarkita pada Kamis (4/12).
Syaiful mengatakan bahwa dari 25 anggota DPRD Bukittinggi, hanya satu orang yang tidak pergi kunker, yaitu anggota DPRD dari Golkar karena ketua umum partainya mengunjungi Sumbar. Ia menerangkan bahwa keberangkatan hampir semua anggota DPRD itu merupakan kesepakatan di DPRD Bukittinggi bahwa jika ada yang pergi kunker, semuanya ikut untuk menjaga kebersamaan dan keadilan.
“Kalau waktunya rapat, semuanya rapat,” ucapnya.
Perihal kunker, Syaiful mengatakan bahwa kunker itu sudah direncanakan pada awal November. Pihaknya sudah memesan tiket keberangkatan pesawat sebelum bencana menimpa sejumlah daerah di Sumbar beberapa hari yang lalu.
Syaiful menjelaskan bahwa kunker dilakukan sesuai dengan bidang mitra kerja tiap komisi. Sebagai contoh, katanya, komisi II sebagai mitra Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bukittinggi direncanakan mengunjungi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bandung, DPRD Kota Bandung, dan Dinas Pendapatan Kota Bandung. Pihaknya melakukan kunker itu menambah pengetahuan tentang bidang terkait untuk menjalankan fungsi pengawasan terhadap eksekutif (pemerintah daerah).
“DPRD Bukittinggi melakukan kunker satu kali per masa sidang,” tutur Syaiful.











